HTTP Status[404] Errno [0]

Pemkab Gorontalo Utara Siapkan Kapal Patroli

11 February 2013 11:22
Pemkab Gorontalo Utara Siapkan Kapal Patroli
pemkab Gorontalo Utara menyiapkan kapal patroli perairan untuk mencegah maraknya illegal fishing.
pemkab Gorontalo Utara menyiapkan kapal patroli perairan untuk mencegah maraknya illegal fishing.

pemkab Gorontalo Utara menyiapkan kapal patroli perairan untuk mencegah maraknya illegal fishing.

BugisPos — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara akan menyiapkan satu unit kapal patroli pantai senilai Rp700 juta, untuk mencegah aksi pencurian ikan di perairan laut Sulawesi, khususnya di wilayah Pantai Utara.

Bupati Indra Yasin, Selasa, mengatakan, sebagai daerah maritim yang memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 300 kilo meter, maka pemerintah daerah berkomitmen menjaga potensi kelautan dan perikanannya.

Aksi pencurian ikan, menjadi target utama dalam patroli pantai yang akan diintensifkan bersama Satuan Polisi Air Udara (Polairud) Kepolisian Daerah Gorontalo, yang akan berkoordinasi menjaga kelestarian biota laut dari para oknum pengguna bahan peledak, racun bahkan penertiban pencurian batu karang.

Perairan pantai utara belum aman dari aksi pencurian ikan secara ilegal atau illegal fishing, bahkan beberapa nelayan lokal sering melaporkan bahwa mereka sering bertemu dengan kapal ikan dari negara lain, seperti Filipina yang sedang mengambil ikan di wilayah perairan Gorontalo, khususnya di wilayah barat kabupaten tersebut.

Kondisi ini kata bupati, menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk menjaga kekayaan biota dan kelestarian perairan laut di Gorontalo Utara.

Untuk tahun anggaran 2013 ini, pembelian satu unit kapal cepat yang akan berpatroli di Pantai Utara, segera dilakukan.

Didukung adanya pembentukan kelompok pemberdayaan masyarakat nelayan di wilayah pesisir pantai yang turut menjaga potensi kelautan dan perikanan di daerah ini.

Seperti dirilis ANTARA News.com, Bupati mengatakan, pemerintah daerah akan bersikap tegas kepada nelayan yang tertangkap menggunakan bahan peledak dalam melakukan penangkapan ikan.

“Program pemberdayaan nelayan ditunjang dengan pemberian bantuan peralatan tangkap modern, diharapkan mampu menekan aksi pencurian ikan dengan cara yang salah, yaitu dengan pengeboman yang mengancam kelestarian biota laut,” ujar Bupati.(gafar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya