HTTP Status[404] Errno [0]

Contoh Penanggulangan Resiko Perubahan Iklim di Indonesia

14 February 2013 02:23
Contoh Penanggulangan Resiko Perubahan Iklim di Indonesia
Kota Makassar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, memiliki keyakinan yang sangat kuat bahwa dalam waktu dekat kota Makassar akan menjadi contoh penanggulangan resiko perubahan iklim di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan tiga badan dunia yakni UNDP, UNEP-Roap, UH-Habitat di ruang kerjanya, 12/2/13.
“Proyek adaptasi resiko perubahan iklim oleh badan dunia ini adalah pertama di Provinsi, Kabupaten/ Kota di Indonesia, sehingga ini akan menjadi contoh bagi kota-kota lain nantinya”, ucapnya.

Ilham mengatakan bahwa proyek ini sejalan dengan Konsep pembangunan Makassar yang memang komitmen pada pembangunan lingkungan. Pemkot sendiri akan terus berupaya mengoptimalkan beberapa kawasan yang sudah ada dan mengembangkan kawasan baru dengan harapan kawasan baru ini bisa jadi contoh yang berorientasi pada perbaikan lingkungan sebagaimana juga yang ada pada konsep tata ruang di Makassar.

Sementara itu Veronika Andria, Ph. D (UNDP) menyebutkan bahwa kehadiran tiga badan dunia tersebut sebagai respon  atas pembangunan inovasi yang dilakukan  Walikota Makassar  Ilham Arief Siradjuddin yang disampaikan  pada Worskhop pengembangan  kapasitas kebijakan pemerintah kota yang pro poor dan pro perubahan iklim yang bertujuan untuk pembangunan manusia yang berkelanjutan pada kota-kota di Asia (Climate Change and Pro Poor Urban Governance Capacity Development Workshop; promoting sustainable Human Develoment in Asia Cities).

“Makassar menjadi kota yang dipilih dalam proyek ini berdasarkan penilaian kerentanan terhadap dampak perubahan iklim pada Worskhop walikota se dunia di Bangkok, Oktober 2012 lalu”, Ucap Rara panggilan akrabnya.

Empat bulan ke depan, Pemkot bakal memiliki dokumen analisis/penilaian kerentanan terhadap dampak perubahan iklim kota Makassar. Tim analisis yang terdiri dari Veronika Andria, Ph. D (UNDP), Joice Lee, MSc ( UNEP Roap), Jhon Taylor, Umar dan Ahmad Rifai (UN-Habitat) mulai bekerja kemarin, melalui  Kick-Off Meeting Assessment Risiko Iklim yang melibatkan instansi terkait seperti Bappeda, Dinas sosial, BLHD, BPBD, Dinas Kebersihan, Dinas PU Kota Makassar, dan  tim ahli Danny Pamato, Prof. DR. Ananta, dan Roland.
Ketiga badan dunia yang sekaligus menjadi tim analisis ini rencananya segera akan berkunjung ke Balang Tonjong dan Sungai Tallo yang akan menjadi objek dari proyek penanggulangan resiko perubahan iklim tersebut (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya