HTTP Status[404] Errno [0]

Rela Tak Bercinta Daripada Tak Makan Cokelat

14 February 2013 02:40
Rela Tak Bercinta Daripada Tak Makan Cokelat
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Terkadang ketika sang suami sudah tak tahan ingin bercinta, para istri belum tentu siap atau merasakan rangsangan yang sama dengan pasangan. Bahkan bisa jadi pikirannya tidak berada di tempat tidur, tapi pada makanan kesukaannya yaitu cokelat.

Survei terbaru dari Cancer Research UK pun memastikan bahwa banyak wanita yang lebih rela tak bercinta ketimbang harus melepaskan cokelat favoritnya.

Secara spesifik, survei yang melibatkan 2000 orang itu menemukan bahwa sebagian besar orang mengaku tak bisa hidup tanpa alkohol, cokelat dan seks, diikuti dengan kafein dan mengumpat.

Lalu ketika partisipan ditanya hal apa yang tak bisa mereka lepaskan dalam waktu sebulan, satu dari lima pria (22 persen) mengaku mereka paling tak bisa hidup tanpa seks, namun hanya satu dari 10 wanita (9 persen) yang sepakat dengan hal itu.

Uniknya, 22 persen wanita mengaku mereka lebih sulit melepaskan cokelat daripada seks.

Hal ini senada dengan temuan survei lainnya yang mengungkapkan bahwa 59 persen partisipan mengira wanita lebih bisa bertahan hidup tanpa bercinta, sedangkan hanya 5 persen partisipan yang mengira pria bisa berpikir demikian.

Lagipula jika sudah tertantang melakukan sesuatu, kemampuan pria untuk mengendalikan keinginannya jauh lebih rendah daripada wanita. Dalam hal ini terhitung hanya 19 persen partisipan mengatakan pria yang mampu melakukannya, sedangkan 31 persen partisipan percaya wanita lebih bisa mengendalikan keinginannya.

Studi ini juga mengungkapkan 56 persen partisipan percaya pria kurang bisa berkomitmen dalam suatu hubungan, sebaliknya hanya 5 persen partisipan yang percaya wanita kurang berkomitmen pada pasangannya.

Selain itu, meski banyak orang sepakat pria memiliki kemauan keras untuk urusan olahraga dan pekerjaan, nyatanya 31 persen partisipan percaya jika wanita lebih bisa berpegang teguh pada satu pola makan atau program diet tertentu ketimbang pria.

“Ketika Anda mengabaikan godaan dan kekuatan hasrat maka yang tertinggal hanyalah willpower atau kemauan; kekuatan yang dimiliki rencana-rencana kita untuk mengendalikan berbagai aksi yang kita lakukan,” terang Robert West, profesor di bidang psikologi kesehatan dari Cancer Research UK Health Behaviour Research Centre.

“Itulah mengapa individu yang kemauannya lebih kuat bisa jadi lebih cenderung mampu mencapai tujuannya, apapun itu. Bahkan sebagian orang percaya kemauan ini sama halnya dengan otot yang bisa melemah atau semakin kuat dengan pelatihan tertentu. Jadi jika orang-orang rutin mempraktikkan sesuatu yang membutuhkan pengendalian diri maka kemampuan untuk melakukannya akan terbentuk dengan sendirinya,” tambahnya seperti dikutip detik.com dari Daily Mail, Rabu (5/12/2012).

Lagipula beberapa studi lain juga menunjukkan bahwa ketika orang-orang membuat aturannya sendiri dengan sangat jelas, berikut batasan-batasannya maka mereka akan lebih cenderung berpegang teguh pada aturan itu, pungkasnya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya