HTTP Status[404] Errno [0]

Aru Paling Ideal Dampingi Supomo Guntur

16 February 2013 02:33
Aru Paling Ideal Dampingi Supomo Guntur
Supomo Guntur & Aru
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Ketua DPRD Makassar Farouk Mappaselling Beta atau Aru dinilai bisa meminimalisasi rivalitas antara Ketua DPD Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) dengan Korwil Golkar Sulawesi Nurdin Halid (NH) di Pilkada Makassar.
Sekretaris DPD II Golkar Makassar itu dinilai sebagai figur yang bisa diterima semua kader untuk mendampingi Ketua Golkar Makassar Supomo Guntur yang menguat saat diusung Partai Golkar di Pilkada Makassar, 18 September 2013.

Alasannya, seperti dirilis seputar-indonesia.com, jika Supomo diduetkan dengan adik Nurdin, Kadir Halid, atau adik Syahrul, Haris Yasin Limpo, berpotensi memunculkan perpecahan di internal partai, terutama peran tokoh Golkar yang diyakini tidak maksimal.

Pengamat komunikasi politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Firdaus Muhammad mengatakan, guna menghindari bibit konflik antara Syahrul dan Nurdin di pilkada, figur Aru paling ideal di antara tiga nama yang menguat mendampingi Supomo. “Supomo-Farouk lebih ideal karena Farouk kurang resistensinya.

Posisi sebagai ketua DPRD juga menjanjikan, sehingga ada perpaduan eksekutif dan legislatif. Hubungan emosional keduanya sangat baik dan komunikatif, meski peluang Haris dan Kadir tetap terbuka,” ujar Firdaus kepada SINDO di Makassar kemarin. Dia berpendapat, duet Supomo- Aru sekaligus bisa mengurangi bayang-bayang Syahrul dan Nurdin.

Sebab, jika memaksakan Supomo-Haris atau Supomo-Kadir, hal itu bisa membuat konfrontasi atau tarik menarik kepentingan melanggengkan dinasti mereka. “Kalau itu yang terjadi, tentu dengan sendirinya merugikan Golkar. Pilihan tepatnya sekarang kalau dari tiga nama yang berkembang itu hanya Farouk,”kata Firdaus.

Jelang penetapan kandidat yang bakal diusung Golkar di Pilkada Makassar, nama Supomo yang saat ini menjabat Wakil Walikota Makassar hampir dipastikan mendapat rekomendasi partai yang dikendalikannya di Ibu Kota Sulsel itu. Selain posisinya sebagai Ketua DPD II, dari beberapa hasil survei selalu bercokol di posisi teratas.

Jika Golkar mengusung kandidat berdasarkan hasil survei, Supomo sangat berpeluang untuk ditetapkan. Untuk kandidat calon wakil wali kota, sejauh ini masih terjadi tarik-menarik di internal Golkar. Ada dua kubu kuat yang bisa memengaruhi keputusan DPP, yakni dari Nurdin Halid yang tak lain Korwil DPP Wilayah Sulawesi untuk mengusung adiknya, atau mengikuti keinginan Syahrul yang dikabarkan menitipkan Haris.

Informasi yang dihimpun, Supomo sempat melakukan pertemuan dengan Nurdin di Jakarta belum lama ini. Dikabarkan, salah satu harapan Nurdin yakni meminta Supomo berpasangan dengan Kadir. Kendati Nurdin mengisyaratkan Supomo-Kadir, namun hubungan antara Supomo dengan Aru justru terus membaik dan mulai tampil bersama di depan publik. Seperti saat peringatan Maulid di halaman rumah jabatan Ketua DPRD Makassar, Jalan Hertasning, Selasa 12/2/13 malam lalu.

Pada kesempatan itu, Supomo dan Aru tampil bersama dan mendapat yel-yel dukungan dari ratusan kerabat dan tim relawan keduanya yang memadati halaman rujab DPRD, yang lokasinya berdampingan dengan rujab wakil walikota. Supomo saat dikonfirmasi mengenai peluangnya berpasangan dengan Aru, mengaku menyerahkan ke mekanisme internal partainya termasuk kemungkinannya mendapat rekomendasi Golkar.

“Mekanisme itu sudah berjalan. Jadi kami tunggu saja seperti apa hasilnya,” ujarnya secara terpisah. Sementara itu, Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel Arfandy Idris mengatakan, DPP akan menggelar survei awal untuk memetakan dan melihat sejauh mana peluang kader atau figur lainnya di Pilkada Makassar (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya