HTTP Status[404] Errno [0]

LBH Tuding Polisi Lamban Atasi Rentetan Teror Bom

16 February 2013 13:38
LBH Tuding Polisi Lamban Atasi Rentetan Teror Bom
Ketua LBH Makassar, Abdul Azis menuding pihak kepolisian lamban mengatasi rentetan teror bom di Makassar.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Ketua LBH Makassar, Abdul Azis menuding pihak kepolisian lamban mengatasi rentetan teror bom di Makassar.

Ketua LBH Makassar, Abdul Azis menuding pihak kepolisian lamban mengatasi rentetan teror bom di Makassar.

BugisPos — Rentetan insiden teror kasus pelemparan bom molotov di lima gereja di Makassar akhir- akhir ini. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar menilai pihak kepolisian sangat lemah  dalam mengantisipasi kasus teror di tempat-tempat ibadah di Kota Makassar.

Gereja yang menjadi teror bom molotov itu terdapat di  Gereja Toraja Mamasa di Jl Dirgantara, Gereja Toraja di Jl Malengkeri, Gereja Kristen Indonesia Sulsel di Jl Samiun, Gereja Toraja Klasis di Jl Andi Pangerang Petta Rani II, dan Gereja Toraja di Gatot Subroto.

Direktur LBH Makassar Abdul Aziz, mengatakan, polisi terkesan sangat lamban dalam merespon kejadian tersebut, sehingga teror bom molotov terhadap tempat ibadah terus berlanjut tanpa dapat diantisipasi sebelumnya.

“Pihak kepolisian sangat lamban dalam mengantisipasi rentetan pelemparan bom molotov ini, sehingga dapat disimpulkan polisi lemah dalam deteksi dini,” Kata  Abdul Aziz, Sabtu, (16/2/2013)

Pengamat hukum yang juga mantan aktivis ini, bahkan mendesak pihak kepolisian agar lebih proaktif dalam merespon masalah ini, mengingat isu sara merupakan masalah yang sangat sensitiv dan dapat menimbulkan konflik horizontal antar masyarakat.

“Apapun motifnya, Polisi harus lebih tegas, karena masalah Bom ini sangat mempengaruhi keamanan dan kenyamanan warga Makassar. Kasus ini harus tuntas, segera cari tahu dalang dibalik rentetan bom gereja. Disinilah kredibilitas pihak kepolisian dipertaruhkan,” kata Azis, sebagaimana dikutip dari tribun-timur.com.

Kapolrestabes Kota Makassar, Kombespol Wisnu Sajaya, Â menyikapi kejadian akhir-akhir ini, terutama kasus teror pelemparan bom molotov di beberapa gereja, dengan demikian pihak kepolisian membentuk suatu sistem pengamanan yang disebut Pam Swakarsa sesuai yang sesuai dengan UU kepolisian.(gafar)

Â

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya