HTTP Status[404] Errno [0]

SMK Laniang Persembahkan Mobil Listrik untuk Indonesia

17 February 2013 05:22
SMK Laniang Persembahkan Mobil Listrik untuk Indonesia
SMK Laniang Makassar berhasil membuat karya teknologi otomotif dengan menciptakan mobil gokar listrik.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
SMK Laniang Makassar berhasil membuat karya teknologi otomotif dengan menciptakan mobil gokar listrik.

SMK Laniang Makassar berhasil membuat karya teknologi otomotif dengan menciptakan mobil gokar listrik.

BugisPos — SMK Laniang Makassar berhasil menorehkan karya prestisius di bidang teknologi otomotif. Sekolah yang terletak di poros Komplek Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Tamalarena, Makassar ini merupakan sekolah satu-satunya di Sulsel, bahkan di Indonesia Timur yang telah mempu menciptakan mobil listrik bermodel jenis mobil gokart.

Ketua Yayasan SMK Laniang Makassar, Samsu Niang di acara launching mobil listrik di gedung SMK tersebut baru-baru ini  mengungkapkan, hasil karya dari yayasan yang dipimpinnya murni buatan dari tim otomotif siswa-siswi SMK Laniang.

Untuk itu, SMK ini juga patut berbangga karena mendapat respon positif dari dunia otomotif di skala lokal, nasional, dan internasional.

“Ini murni hasil ciptaan anak-anak SMK Laniang, dan dalam waktu dekat kira-kira September 2013 mendatang, mobil gokart Laniang bertenaga listrik ini akan didesain dengan sempurna, memiliki bodi yang lebih besar dengan kapasitas tempat yang besar juga,” beber Samsu Niang, seperti dikutip dari Harian Cakrawala online.

Rencananya, kata alumnus IKIP UP (UNM, red) ini, pihaknya akan memberikan sumbangan Gokart itu kepada Gubernur Sulsel dan pejabat pemerintah lingkup Pemprov dan Pemkot Makassar agar ke depan mendapat perhatian dari pemerintah.

Wakil ketua DPRD Makassar ini menambahkan bahwa latar belakang diciptakannya mobil gokart bertenaga listrik tersebut, dalam rangka menyikapi semakin menipisnya bahan bakar minyak (BBM) dunia di masa depan.

Maka, sekolah terakreditasi B dari badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tersebut tak mau ketinggalan memanfaatkan peluang lewat kreatifitas dan inovasi siswa-siswi mereka.

“Kami melihat peluang dari perkembangan serta isu tentang berkurangnya BBM di masa depan. Karena memang pada Tahun 2025, sesuai kesepakatan dari semua negara bahwa seluruh alat transportasi nantinya akan beralih ke energi listrik, dan kami sudah melakukan itu sekarang,” katanya.

Samsu Niang juga patut berbangga karena anak didik binaannya merupakan sekolah yang pertama kali memperkenalkan mobil listrik atau tanpa energi BBM di Indonesia. “Ini kami persembahkan untuk bangsa dan membuktikan bahwa anak-anak Makassar bisa tonji,” urainya.

Dewan Pembina Ketua Forum Komunikasi Persaudaraan Guru Indonesia (FK-PGI) Sulsel ini menjelaskan, keunggulan dari mobil listrik tersebut, yakni ramah lingkungan karena tidak memiliki emisi gas buangan, serta hemat energi, yaitu hanya menggunakan listrik dengan harga Rp450.

“Jadi kalau dibandingkan dengan BBM seharga 4.500 rupiah, kalau mobil listrik Laniang hanya mengeluarkan biaya 450 rupiah. Jarak tempuh (km) dan kecepatannya juga bisa diatur sesuai dengan kebutuhan. Sumber energi mobil ini bisa bersumber dari energi alternatif,” ujarnya.

Menurut Samsuniang, sumber energinya bisa dari pembangkit tenaga listrik air (PLTA), pembangkit listrik tenaga angin, pembangkit listrik tenaga gas, pembangkit listrik batu bara, dan lain sebagainya.

“Teknologinya dikuasai oleh anak SMK Laniang, mesinnya sederhana dan komponennya tidak sulit didapat. Jadi ini adalah teknologi masa depan, yang dapat menggantikan peran kendaraan berbahan bakar minyak,” terangnya.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya