HTTP Status[404] Errno [0]

JK Tolak Dikotomi Capres Tua dan Muda

21 February 2013 13:56
JK Tolak Dikotomi Capres Tua dan Muda
Mantan Wakil Presiden RI, M Jusuf Kalla (JK) menolak jika ada dikotomi Capres dan Cawapres tua dan muda.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Mantan Wakil Presiden RI, M Jusuf Kalla (JK) menolak jika ada dikotomi Capres dan Cawapres tua dan muda.

Mantan Wakil Presiden RI, M Jusuf Kalla (JK) menolak jika ada dikotomi Capres dan Cawapres tua dan muda.

BugisPos —Â Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla atau akrab disapa JK menolak dikotomi antara usia muda dan tua dalam pengusungan calon presiden dan wakil presiden.

Mereka yang diusung dalam Pilpres, kata dia, harus yang terbaik tanpa melihat umur. JK mengatakan, Presiden hanya ada satu.

Jika rakyat salah memilih, maka rakyat akan menderita selama lima tahun ke depan. Berbeda dengan menteri, kata dia, yang bisa diganti setiap saat jika melakukan kesalahan.

Dengan demikian, pria dengan umur hampir 71 tahun itu menolak jika ada desakan regenerasi pemimpin.

“Jangan berpikir bahwa presiden tempat pengkaderan,” kata JK saat menjadi pembicara dalam peluncuran buku “Perang Bintang 2014, Konstelasi dan Prediksi Pemilu dan Pilpres” karya pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (21/2/2013).

Seperti dirilis Tribun Timur.com, JK menambahkan, di negara mana, capres dan cawapres tidak dibatasi usia maksimal. Yang ada batas minimal umur untuk menjadi pemimpin.

“Presiden itu perlu wisdom, perlu kearifan, pengalaman, perlu dilihat bagaimana kepemimpinan,” ucap politisi senior Partai Golkar itu.

Terkait Pilpres 2014, JK mengaku ingin terlebih dulu melihat tingkat dukungan publik terhadapnya. Selain itu, JK juga mengaku menunggu pinangan parpol. Seperti diketahui, Partai Golkar sudah menetapkan Ketua Umumnya Aburizal Bakrie alias Ical sebagai capres.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya