HTTP Status[404] Errno [0]

Guru SD Makassar Dilatih Kenali Kurikulum 2013

25 February 2013 02:12
Guru SD Makassar Dilatih Kenali Kurikulum 2013
Illustrasi

BugisPos — Sekitar 900-an guru SD se-kota Makassar mengikuti kegiatan sosialisasi penerapan perubahan kurikulum untuk tahun ajaran 2013, Kamis (21/02/2013) di ruang pola kantor Walikota Makassar.

Kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman tentang beberapa pelajaran yang mengalami perubahan dalam kurikulum yang akan mulai diterapkan pada Tahun Ajaran Baru Juni 2013 nanti. Sosialisasi menghadirkan pemateri Widyaswara Nasional bidang Pengembangan Kurikulum Dinas Pendidikan Nasional, Budiman Tahir. Acara dibuka Kepala Seksi Pengembangan Kurikulum Pendidikan Dasar Diknas Kota Makassar.
Menurut Budiman, perubahan mendasar dari Kurikulum 2013 ini adalah dileburnya 2 mata pelajaran yang selama ini dikenal yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ke dalam mata pelajaran Bahasa Daerah di tingkat kelas 1 – 3 dan baru akan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 4 – 6 SD.
“Meskipun masih mengundang kontroversi dengan adanya anggaran IPA dan IPS dianggap dihilangkan, namun secara umum Kurikulum 2013 ini jauh lebih baik dari kurikulum sebelumnya karena menonjolkan budaya lokal di masing2 daerah dengan adanya penggunaan bahasa daerah di kelas dasar. Adapun IPA dan IPS dilebur dalam pelajaran Bahasa,” ujar Budiman.
Sementara untuk jumlah jam belajar juga mengalami peningkatan, untuk kelas rendah (kelas 1 – 3) jumlah jam belajar atara 30 – 34 jam perminggu dan untuk kelas tinggi (4 – 6) mencapai 36 jam perminggu.
“Ini juga memberi keuntungan bagi guru yang ingin menambah jam mengajar sebagai salah satu syarat uji sertifikasi guru,” lanjut Budiman.
Kasie Pengembangan Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Makassar mewakili Kadis Mahmud BM, menyatakan, dengan adanya sosialisasi ini akan memberi manfaat bagi kesiapan guru khususnya SD untuk memahami dan menerapkannya bagi anak didik.
“Kurikulum ini juga memberi kemudahan bagi guru karena sudah disiapkan silabus yang menjadi acuan bagi guru.

“Kurikulum ini juga memberi kemudahan bagi guru karena sudah disiapkan silabus yang menjadi acuan bagi guru. Sehingga guru tidak lagi direpotkan untuk membuat silabus. Dengan adanya Kurikulum baru ini diharapkan mutu pendidikan tingkat SD di Makassar akan semakin meningkat,” ujarnya (una)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya