HTTP Status[404] Errno [0]

MK Putuskan Pulau Berhala Milik Pemprov Riau

26 February 2013 09:45
MK Putuskan Pulau Berhala Milik Pemprov Riau
Mahkamah Konstitusi memutuskan Pulau Berhala yang selama ini diklaim oleh Pemprov Jambi sebagai wilayahnya, akhirnya diputuskan masuk dalam wilayah Pemprov Riau.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Mahkamah Konstitusi memutuskan Pulau Berhala yang selama ini diklaim oleh Pemprov Jambi sebagai wilayahnya, akhirnya diputuskan masuk dalam wilayah Pemprov Riau.

Mahkamah Konstitusi memutuskan Pulau Berhala yang selama ini diklaim oleh Pemprov Jambi sebagai wilayahnya, akhirnya diputuskan masuk dalam wilayah Pemprov Riau.

BugisPos —Â Pulau berhala yang semula diklaim milik Pemprov Jambi, akhirnya diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai daerah yang termasuk dalam wilayah pemerintahan Provinsi Riau.

Selama bertahun-tahun, pulau seluas kurang lebih 50 hektare itu disengketakan antara Pemprov Jambi dengan Pemprov Kepulauan Riau. Kedua pemerintah daerah mengklaim memiliki bukti sahih baik sejarah maupun dokumen resmi atas keberadaan pulau berpenduduk sekitar 60 kepala keluarga itu.

Pada awal 2012, Kemendagri sempat menerbitkan keputusan resmi atas status Pulau Berhala yang resmi masuk wilayah Provinsi Jambi di bawah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Hanya saja, keputusan Mendagri nomor 11 tentang status Pulau Berhala itu kemudian digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Pemprov Kepulauan Riau.

MK resmi mengetok palu pekan lalu dan menyatakan, Pulau Berhala masuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan data data dan dokumen yang diajukan.

Keputusan MK itu juga sejalan dengan keputusan Mahkamah Agung nomor 49 P/HUM/2011 tanggal 9 Februari 2012 mengenai pengujian Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 tahun 2012 tentang Wilayah Administrasi Pulau Berhala yang sebelumnya menyebutkan masuk wilayah Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Pulau Berhala terkenal dengan alamnya yang eksotis dengan pasir putihnya saat air surut. Pulau ini juga banyak terdapat beberapa benda sejarah peninggalan perang dunia maupun China. Pulau Berhala bisa ditempuh menggunakan kapal cepat sekitar empat jam dari Kota Jambi.

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, sebagaimana dirilis VIVANews.com, meminta maaf kepada masyarakat Jambi karena status kepemilikan Pulau Berhala jatuh ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami sudah berbuat dan melakukan sebaik mungkin sejak lama. Saya sebagai gubernur meminta maaf kepada masyarakat Jambi,” kata Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus di rumah dinas gubernur, Jumat 22 Februari 2013.

Dia menambahkan, Pemprov Jambi segera mendata seluruh aset Pemkab Tanjabtim maupun Pemprov Jambi di pulau yang berada di perairan Laut China Selatan itu.

Saat ditanya apakah akan melakukan upaya hukum terkait status Pulau Berhala, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus mengatakan, akan menunggu keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri terlebih dahulu.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya