HTTP Status[404] Errno [0]

Seleksi Nasional Masuk PTN April 2013

08 March 2013 04:27
Seleksi Nasional Masuk PTN April 2013
Secara serentak di seluruh Indonesia, seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri akan digelar april 2013.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Secara serentak di seluruh Indonesia, seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri akan digelar april 2013.

Secara serentak di seluruh Indonesia, seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri akan digelar april 2013.

BugisPos — Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dibuka mulai 30 April secara online.

Seleksi ini merupakan seleksi tes tertulis dan atau keterampilan untuk calon mahasiswa yang lulus dari SMA/MA/SMK tahun 2011, 2012, dan 2013.

Bambang Hermanto, Humas SNMPTN, di Jakarta, Â mengatakan ada 62 PTN yang bergabung dalam SBMPTN. Kuota SBMPTN ini minimal 30 persen.

Selain itu, ada seleksi tanpa tes atau SNMPTN yang ditutup 8 Maret, yang kuotanya minimal 50 persen. Ada juga seleksi mandiri dengan kuota sekitar 20 persen.

SBMPTN akan diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada  15 Maret. “Menteri berharap daya tampung PTN melalui jalur apapun seleksinya bisa naik 10 persen,” kata Bambang.

Siswa yang Daftar SNMPTN Masih Jauh dari Target

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 untuk siswa masih dibuka hingga dua pekan depan. Sekitar 320.000 siswa sekolah menengah atas (SMA) telah mendaftar ke perguruan tinggi negeri yang menjadi incarannya.

Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN 2013 Akhmaloka mengatakan bahwa jumlah ini kemungkinan akan bertambah jelang penutupan pendaftaran. SNMPTN kali ini sendiri menargetkan 800.000 pendaftar dari jenjang pendidikan menengah atas di seluruh Indonesia.

“Ada kemungkinan anak-anak ini masih menunggu temannya untuk melihat jurusan apa yang akan diambil temannya,” ujar Akhmaloka, sebagaimana dikutip dari KOMPAS.com.

Ia memperkirakan, sisa 15 hari ini jumlah pendaftar akan bertambah sekitar 300.000 pendaftar lagi. Namun, jika melihat fenomena siswa-siswa yang ada di kota besar, kemungkinan jumlah pendaftar bisa membeludak pada masa akhir pendaftaran SNMPTN.

“Tapi, kami akan evaluasi lagi untuk melihat dari pendaftar yang ada ini banyak yang dari kota besar atau daerah remote,” ungkap Akhmaloka.

Apabila ternyata siswa yang berasal dari daerah terpencil masih sedikit yang mendaftar, maka pihaknya akan kembali melakukan aksi jemput bola seperti yang dijalankan pada saat pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebelumnya. Dengan demikian, tak ada alasan bagi siswa daerah terpencil tak bisa mendaftar karena kendala fasilitas.

“Kalau memang yang di daerah remote banyak yang belum mendaftar, kami akan jemput. Kalau ternyata di kota besar, berarti ya kemungkinan saling tunggu itu,” tandasnya.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya