HTTP Status[404] Errno [0]

28 Dosen UVRI Makassar Lanjut Studi S3

19 March 2013 14:05
28 Dosen UVRI Makassar Lanjut Studi S3
Abd Wahab
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Sedikitnya 28 dosen dari berbagai fakultas  sedang merampungkan studi S3 di beberapa kampus pengelola program pascasarjana di Makassar dan Jawa. Mereka ini kelak menjadi sumber daya dosen berkualitas dalam proses pembelajaran. Demikian ditegaskan Pembantu Rektor II Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar, Drs.Abd Wahab, M.Si, Minggu 17 Maret 2013.

Para dosen yang lanjut program doktor itu tandas magister sosiologi PPs-UNHAS ini, ada yang studi di Universitas Negeri Makassar, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya serta beberapa kampus lainnya. Kebijakan kampus selama ini, mendorong para dosen tetap yayasan dan Kopertis melanjutkan pendidikan formal ke jenjang studi S3.

Realitas kekinian, dosen yang sudah berkualifikasi pendidikan S3 telah mencapai 8 orang, sedang dosen lainnya semua telah berkualifikasi pendidikan S2,  sesuai  tuntutan pada UU Guru dan Dosen, tegas kandidat doktor sosiologi PPs-UNM ini.

Sumber daya dosen yang lanjut S3 itu, paling tidak dua atau tiga tahun ke depan akan segera kembali mengabdi ke kampus. Kehadiran dosen berkualifikasi pendidikan S3, Â menjadi salah satu modal dasar untuk segera membuka beberapa prodi S2.

Para alumni berjumlah ribuan kini menyebar di seluruh pelosok nusantara terutama di Kawasan Timur Indonesia, setiap saat menuntut dan mendesak almamaternya untuk segera membuka program pascasarjana, kata editor Jurnal Sosiologi Dialektika Kontemporer, Prodi S3 Sosiologi PPs-UNM ini.

Pembukaan prodi S2 ilmu pendidikan dan kesehatan masyarakat, sedang diurus syarat administrasinya dalam waktu dekat, Â surat izin operasional akan segera diturunkan pihak Dikti Kemendikbud, kemudian pengurusan prodi S2 lainnya akan segera menyusul, tandas alumni SMA Negeri 277 Sinjai.

Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan kampus beberapa tahun terakhir ini  termasuk sangat luar biasa tingginya, dua tahun terakhir ini, fakultas tehnik pertambangan terpaksa harus menolak mahasiswa. Calon mahasiswa baru yang mendaftar sekitar 1200 orang,  tetapi daya tampung kampus hanya 400 orang, jadi terpaksa ratusan maba ditolak, ungkap pria kelahiran Tondong Sinjai ini,

Mahasiswa pertambangan ini peminatnya dominan dari luar Makassar, terutama wilayah memiliki potensi pertambangan, misalnya dari Kolaka, Luwu Utara, Luwu Timur, Maluku dan Maluku Utara, Kalimantan serta sampai dari NTB (yahya)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya