HTTP Status[404] Errno [0]

Julia Perez Akan Dipenjara 3 Bulan

19 March 2013 14:03
Julia Perez Akan Dipenjara 3 Bulan
Jupe
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Setelah dijemput di kediamannya, Senin 18/3/2013 malam, Julia Perez akan menjalani hukumannya terkait kasus cakar-cakaran dengan Dewi Persik. Akan mendekam tiga bulan di Rutan Pondok Bambu, Jupe pun tidak sedih.
Hal itu diungkapkan oleh pengacara Jupe, Malik Bawazier saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Selasa 19/3/2013 dini hari. Malik pun mengungkapkan kalau bintang film ‘Gending Sriwijaya’ itu sudah siap untuk menjalani hukumannya.

“Kondisi di dalam baik, Julia dalam kondisi tidak sedih karena dia secara mental sudah siap untuk melakukan proses eksekusi,” ujar Malik seperti dirilis detikHOT.

Rencananya, Jupe akan dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu Selasa hari ini. Semalam kekasih Ganton Castano itu menginap di salah satu ruangan di Kejaksaan Jakarta Timur.

“Besok pagi akan berangkat ke Pondok Bambu, paling cepat jam 8 pagi,” ucapnya.

Pembelaan Julia Perez

Julia Perez dinyatakan buron oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur. Karena statusnya itu belakangan nama Jupe pun ramai jadi bahan perbincangan media massa.

Jupe yang selama ini bungkam akhirnya bereaksi. Lewat sang pengacara, Malik Bawazier dan Mehbob SH, Jupe meluapkan kejanggalan-kejanggalan dalam kasusnya itu.

Menurut Malik, kejanggalan pertama yang paling fatal adalah penetapan Jupe sebagai buron itu sendiri. Padahal bila menengok administrasi Kejari, Jupe hingga kini belum menerima surat panggilan secara langsung.

“Lebih fatal lagi ada pernyataan Julia itu buron. Kan sudah jelas pemanggilan belum diterima dari yang bersangkutan, jelas proses hukum soal pelaksanaan ekskusi tidak berdasar pasal 270 KUHAP dan jelas bahwa sudah diakui sendiri bahwa jupe itu belum bisa dikatakan mangkir,” ungkap Malik saat ditemui detikHOT.

Menurut pasal 270 KUHAP, eksekusi hanya bisa dilakukan bila salinan putusan resmi yang menyatakan Jupe memang harus menjalani proses hukuman yang diturunkan dari Mahkamah Agung sudah diterima oleh Pengadilan Negeri dan Kejari Jaktim sebagai eksekutor. Namun menurut Malik, hingga saat ini Kejari tak memenuhi unsur-unsur tersebut.

“Padahal berdasar KUHAP jelas di situ pasal 270 itu putusan yang berkekuatan hukum tetap baru dapat dilaksanakan untuk eksekusi setelah panitera mengirimkan salinan putusan kepada jaksa sebagai eksekutor, bukan petikan,” paparnya.

“Dalam kasus Jupe yang terjadi baru petikan sudah buru-buru dan tergesa-gesa mau melakukan eksekusi. Bahkan parahnya Jupe sendiri tidak pernah mendapatkan surat panggilan yang patut dan baik secara undang-undang,” urainya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya