HTTP Status[404] Errno [0]

Terlantarkan Suami dan Anak, Istri Diproses Hukum

19 March 2013 13:10
Terlantarkan Suami dan Anak, Istri Diproses Hukum
Misran (38 tahun), terpaksa memperkarakan secara hukum istrinya, Maulidyah (32 tahun) akibat menelantarkan dirinya dan anaknya, Aisyah (8 tahun).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Misran (38 tahun), terpaksa memperkarakan secara hukum istrinya, Maulidyah (32 tahun) akibat menelantarkan dirinya dan anaknya, Aisyah (8 tahun).

Misran (38 tahun), terpaksa memperkarakan secara hukum istrinya, Maulidyah (32 tahun) akibat menelantarkan dirinya dan anaknya, Aisyah (8 tahun).

BugisPos —Â Akibat menelantarkan suami dan anak sendiri, seorang ibu rumah tangga (IRT), akhirnya harus berurusan dengan proses hukum. Sang suami yang bernama Misran (38 tahun), terpaksa memperkarakan ulah istrinya, Maulidyah (32 tahun).

Pasalnya, Maulidyah yang kini telah menjadi tersangka untuk kasus menelantarkan suami dan anaknya, Aisya (8 tahun) belakangan ini bersikap masa bodoh, tidak menunjukkan sikap sebagai seorang istri bagi suaminya dan sebagai ibu bagi anaknya.

Kasus yang menyeret Maulidyah ini mulai mencuat tatkala suaminya Misran memperkarakan secara hukum. Misran telah melaporkan istrinya itu sejak Januari 2013 lalu dengan nomor laporan LP/351/2013 Polda Sulsel/Polrestabes Makassar tertanggal 5 Januari 2013.

“Saya melaporkan istri saya itu karena selama ini sebagai istri dan ibu, tidak memperhatikan tugas dan tanggung-jawabnya dengan baik. Dia telah menelantarkan saya dan anakku,” ucap Misran sedih saat ditemui BugisPos.com, Minggu, (17/3/2013) di Makassar.

Pelapor, Misran berharap kasus istri yang menelantarkan dirinya dan anak semata wayangnya ini dapat diproses secara hukum dan seadil-adilnya.

Menurutnya, apa yang ia tempuh untuk memperkarakan secara hukum ini semata-mata dilakukan untuk memberi efek pembelajaran bagi istrinya dan dapat menyadari sikapnya yang selama ini menelantarkan dirinya dan anaknya adalah sesuatu perbuatan yang tidak dibenarkan baik secara hukum dunia, lebih-lebih terhadap hukum agama.

“Berkas pelaporan kami saat ini telah dilimpahkan ke kejaksaan Makassar, kami hanya berharap agar penegak hukum dapat menegakkan keadilan hukum dan sesuai dengan koridornya,” ujar Misran menutup percakapannya.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya