HTTP Status[404] Errno [0]

Supomo, Di Antara Kadir dan Aru

31 March 2013 22:25
Supomo, Di Antara Kadir dan Aru
Supomo Guntur
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Dua bakal calon Wakil Walikota Makassar, yakni Farouk Mappaseling Betta dan Kadir Halid, mulai melakukan manuver untuk mendapatkan simpati Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

Manuver tersebut dilakukan agar keduanya bisa mendapatkan rekomendasi serta sinyalemen untuk mendampingi bahkan bisa berpaket dengan Ketua DPD II Golkar Makassar Supomo Guntur yang disebut-sebut bakal diusung oleh partai Golkar di Pilkada Makassar September mendatang.

Adapun salah satu cara yang dilakukan Kadir sekaligus Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel ini agar bisa mewujudkan niatannya dapat berpasangan dengan Supomo yakni dengan menyebar ratusan atribut bertuliskan “Suka” di 14 Kecamatan di Makassar.

Diketahui, “Suka” merupakan akronim atau penggabungan dua nama yakni Supomo-Kadir.

Berdasarkan pantauan Tribun di beberapa ruas jalan di Makassar. Seperti Jl Andi AP Pettarani, Urip Sumiharjo, Hertasning, Sungai Saddang dan Jl Bawakaraeng, puluhan banner milik Supomo-Kadir “Suka” mulai terpasang.

Kadir Halid yang di konfirmasi melalui via teleponya, Senin (1/4/2013) dini hari, membenarkan adanya atribut tersebut.

“Ini merupakan kerj-kerja tim pemenangan saya dilapangan. Karena mereka berkeyakinan peluang Saya dan Pak Supomo untuk berpaket kian tebuka lebar,” ujar Kadir seperti dirilis tribun-timur.com

Kadir juga menyatakan, keberadaan atribut tersebut nantinya menjadi bagian dari upaya untuk terus melakukan sosialisasi maju di Pilwali Makassar.

“Namun dirinya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada DPP untuk menentukan siapa kader Golkar yang akan di usung pilkada Makassar,” ulas Kadir, Senin (1/4).

Tak mau kalah dengan akrnim “Suka”, disisi lain Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta juga kian intens mensosialisasikan akronim paketnya dengan Supomo yang kansnya makin berpeluang mengendarai golkar untuk diusung sebagai 01 di pilwalkot.

Farouk yang memiliki akronim “Suarata” makin tersebar luas di seluruh pelosok yang ada di Kota Makassar. Bahkan tak jarang atribut miliknya mulai terpajang di sejumlah ruas jalan protokol di Makassar.
Hal tersebut dilakukan, semata-mata untuk menarik perhatian DPP, agar keduanya ditetapkan sebagai refresentatif Golkar di Pilkada Makassar.

“Ya biarlah masyarakat yang menilai soal akronim tersebut. Dan kita menunggu apa hasil keputusan DPP,”ujar Aru sapaan akrab Farouk.

Dia menjelaskan, dirinya tidak ingin mengambil kesimpulan untuk mendahului langkah dan kebijakan partai dalam menentukan siapa kader yang akan diusung.

“Cukup kita bekerja dan bekerja saja dulu. Soal keputusan nantinya itu menjadi kewenangan penuh DPP,” tandas Sekretaris DPD II Golkar Makassar ini.

Diketahui, selama ini, Supomo dan Farouk kian intens berkomunikasi dengan masyarakat bahkan tak jarang mereka seringkali bersosialisasi secara bersamaan di satu tempat yang menjadi tujuannya.(*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya