HTTP Status[404] Errno [0]

SBY Ketua Umum, Struktur DPP Demokrat Kian Gemuk

03 April 2013 13:40
SBY Ketua Umum, Struktur DPP Demokrat Kian Gemuk
Struktur Pengurus DPP Partai Demokrat semakin gemuk di bawah kendali Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Struktur Pengurus DPP Partai Demokrat semakin gemuk di bawah kendali Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Struktur Pengurus DPP Partai Demokrat semakin gemuk di bawah kendali Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

BugisPos — Ada konsekuensi besar di balik terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketua umum Partai Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum. Selain posisi ketua harian, struktur pengurus DPP bertambah lagi dengan dua wakil ketua umum, melengkapi dua wakil yang sudah ada saat ini.

Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Sanur, Bali, akhir pekan lalu menetapkan secara aklamasi SBY menjadi ketua umum. Padahal di Partai Demokrat, SBY sudah menjabat sebagai ketua Dewan Pembina, Ketua Majelis Tinggi, dan Ketua Dewan Kehormatan.

SBY sebenarnya menyadari kondisi itu. Makanya saat rapat terakhir di Cikeas, sebelum KLB digelar, SBY mengatakan dirinya tidak bisa 24 jam mengurusi partai. Namun para ketua DPD yang hadir tetap kukuh mendukungnya dan memberikan solusi akan ditambah ketua pelaksana harian dan dua wakil ketua umum.

Mendengar jawaban itu, SBY pun akhirnya bisa menerima aspirasi yang meminta dirinya menjadi ketua umum. Setelah resmi menjadi ketua umum, SBY pun menunjuk Syarif Hasan yang juga anggota Dewan Pembina dan Menkop UKM di kabinet sebagai ketua harian untuk melaksanakan tugas sehari-hari memimpin partai.

Sedangkan  Marzuki Alie yang ketua DPR dan anggota Dewan Pembina, dipilihnya sebagai wakil ketua Majelis Tinggi. Posisi itu sebelumnya merupakan jatah ketua umum yang diisi Anas Urbaningrum  sebelum mengundurkan diri.

Satu lagi, SBY memilih EE Mangindaan menjadi wakil ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Dengan begitu, seluruh tugas harian SBY baik sebagai ketua umum, ketua Majelis Tinggi, dan ketua Dewan Pembina dijalankan oleh tiga orang yang berbeda.

Sementara di struktur kepengurusan DPP, dua wakil ketua umum akan disiapkan untuk membantu SBY. Saat ini, sudah ada dua wakil ketua umum yakni Max Sopacua dan Jhonny Allen Marbun yang terpilih berdasarkan hasil kongres di Bandung pada 2010 lalu.

Sementara Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, penambahan dua wakil ketua umum yang baru untuk meringankan tugas Ketua Harian Syarif Hasan.

“Saya kira itu untuk meringankan beban Pak Syarif, semua pekerjaan dia didistribusikan ke korwil-korwil,” kata Marzuki di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2013), sebagaimana dikutip dari Tempo.co.

Meski Partai Demokrat masih merahasiakan dua nama yang layak menjabat sebagai Waketum, menurut Marzuki, syarat yang ditetapkan sebagai Waketum adalah kader partai yang dapat membagi waktu.

“Orang yang bisa membagi waktu dengan baik. Kalau dia bisa merangkap, tidak bisa membagi waktu dengan baik, ya sama saja,” terangnya.

Dia membantah penambahan posisi dua Waketum itu sebagai bentuk kekecewaan para petinggi partai terhadap kinerja dua Waketum sebelumnya, Jhonny Alen Marbun dan Max Sopacua.

“Kalau dia tidak menimbulkan masalah. Ditambah saja,” lanjutnya.

Jika mengacu pada kepengurusan 2010-2015 hasil kongres di Bandung, jumlah pengurus mencapai 130 orang. Dengan tambahan beberapa pengurus baru, dipastikan, jumlah pengurus DPP Partai Demokrat semakin gemuk.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya