HTTP Status[404] Errno [0]

Adil Patu Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

04 April 2013 03:58
Adil Patu Mangkir dari Panggilan Kejaksaan
Adil Patu
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Anggota DPRD Sulawesi Selatan Adil Patu mangkir dari panggilan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk pemeriksaan dugaan penyelewengan dana Komite Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Makassar senilai Rp6 miliar.
“Rencananya hari Rabu ini dia diperiksa, tapi sampai petang kami menunggu tidak menghadiri panggilan kejaksaan sehingga akan dilakukan pemanggilan kedua,” kata Asisten Pidana Khusus Kejati Sulselbar Chaerul Amir, di Makassar, Rabu 3/4/13

Menurut Chaerul, alasan ketidakhadiran wakil rakyar yang juga Ketua Komite Sekolah SMPN 6 dan SMAN 1 Makassar itu karena tidak berada di Makassar melainkan sedang berada di Jakarta untuk urusan pekerjaan selaku anggota legislatif.

Adil Patu sebelumnya kepada penyidik mengaku dirinya tetap kooperatif atas pemanggilan kejaksaan itu, hanya saja urusan pekerjaan yang membuatnya tidak bisa menghadiri panggilan tersebut.

“Kami mendapatkan pemberitahuan dari pihak Adil Patu hari ini tidak bisa datang dan nanti setelah pulang dari Jakarta baru akan menghadiri panggilan kejaksaan,” ujar Chaerul seperti dirilis Antara

Kasus dugaan penyelewengan dana ratusan juta di SMPN 6 Makassar dan SMAN 1 Makassar terungkap beberapa tahun lalu itu, setelah adanya laporan dari masyarakat berkaitan penggunaan dana komite yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pengurus komite kedua sekolah itu.

Dalam kasus ini, penyidik kejaksaan sudah memeriksa sejumlah pihak.

Beberapa orang yang sudah dimintai keterangannya, yakni mantan Kepala Sekolah SMPN 6 Makassar dan mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Makassar serta bendahara kedua sekolah dan pengurus komite sekolahnya.

Sebelumnya Adil Patu mengaku dirinya sedang dizalimi terkait tudingan penggelapan dana komite sekolah tersebut.

Menurut dia, kasus ini mencuat setelah tujuh tahun berlalu dan baru diungkit saat dirinya sedang mencalonkan diri untuk maju dalam pemilihan walikota Makassar.

“Apa yang dituduhkan kepada saya tidak mendasar. Ini skenario untuk membunuh karir politik saya, apalagi saya sedang berupaya bekerja untuk kepentingan masyarakat,” ujar Adil.

Menurut dia, kasus ini sengaja diungkit kembali sebagai bagian dari upaya untuk menjatuhkan reputasinya menjelang pemilihan wali kota Makassar pada September mendatang.

Adil Patu menyatakan siap ikut bertarung pada pemilihan wali kota Makassar tahun 2013 ini (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya