HTTP Status[404] Errno [0]

Mentan Harapkan Pemda Galakkan Pasar Tani

05 April 2013 08:06
Mentan Harapkan Pemda Galakkan Pasar Tani
Menteri Pertanian - Suswono.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Menteri Pertanian Suswono mengharapkan pemerintah daerah menggalakkan kegiatan-kegiatan pasar tani untuk memutus rantai panjang distribusi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Selama ini terdapat perbedaan harga hasil pertanian dan hortikultura yang sangat jauh dari harga jual petani dengan harga jual di toko-toko swalayan atau pasar tradisional,” kata Suswono saat meresmikan Gedung Baru Balai Karantina Kelas II Yogyakarta, Jumat (5/4/2013), sebagaimana dirilis ANTARANews.com.

Dia mencontohkan, harga jeruk ditingkat petani hanya berkisar Rp300 perkilogram, namun jika sudah sampai ke toko swalayan bisa mencapai Rp15.000 perkilogram.

“Dengan adanya pasar tani maka tata niaga atau jalur distribusi hasil pertanian bisa lebih pendek, karena petani mempunyai tempat untuk menjual langsung hasil produksi pertaniannya,” tuturnya.

Menurut dia, pasar tani ini bisa dibangun pemerintah daerah di lokasi-lokasi yang sering dikunjungi masyarakat termasuk objek wisata.

“Pasar tani ini bisa berupa gerai-gerai yang bisa dimanfaatkan petani untuk menjual hasil pertaniannya. Dengan demikian petani juga ikut menikmati keuntungan yang besar,” ucapnya.

Suswono mengatakan, peresmian Balai Karantina Kelas II Yogyakarta ini sangat penting dalam rangka memberikan dukungan bagi pembangunan nasional dan daerah khususnya bidang karantina dan pengawasan nabati.

“Pemerintah terus akan mendukunhg ekspor pertanian dan peternakan dari daerah. Ini sebagai bukti komitmen pemerintah dalam memajukan sektor pertanian,” ujarnya.

Dia mengatakan, Kementerian Pertanian sedang melukan kerja keras untuk membuka pontu ekspor di sejumlah negara baru untuk memperluas jaringan perdagangan.

“Ekpor tahun lalu lebih dari 22 miliar dolar, kami yakin tahun ini akan bisa lebih besar dari itu,” katanya.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Banunharpini mengatakan Gedung Balai Karantina Kelas II Yogyakarta ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

“Gedung Balai Karantina Kelas II Yogyakarta ini telah dilengkapi dengan sarana prasarana yang sangat baik. Pelayanan pemerintah berbasis sistem informasi (e-Goverment) telah dipersiapkan untuk kemudahan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang memadai,” katanya.(gaf)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya