HTTP Status[404] Errno [0]

Polda Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan Palopo

05 April 2013 16:37
Polda Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan Palopo
Kantor Walikota Palopo yang dibakar massa. Polda Sulselbar telah menetapkan 9 tersangka.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Kantor Walikota Palopo yang dibakar massa. Polda Sulselbar telah menetapkan 9 tersangka.

Kantor Walikota Palopo yang dibakar massa. Polda Sulselbar telah menetapkan 9 tersangka.

BugisPos — Jajaran Polres Palopo, terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku kerusuhan di kota Palopo.

Bagian Humas Polda Sulsel, Abire, saat melakukan kunjungan ke Palopo, mengatakan sebanyak 15 pelaku kerusuhan masih di kejar oleh pihak kepolisian.

Dia menambahkan hingga saat ini sebanyak sembilan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tujuh orang di tahan di Polda dan dua orang juga akan segera dipindahkan ke Polda Sulsel.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya yang dirilis Tribun Timur.com, sebanyak 16 orang yang diidentifikasi oleh jajaran kepolisian yang terlibat dalam kasus pembakaran 6 gedung di kota Palopo pasca pleno penetapan Walikota dan Wakil Walikota Palopo.

 Kapolres Palopo, AKBP. Endang Rasyidin, mengatakan sebanyak sembilan orang yang telah ditangkap dan telah ditetapkan menjadi tersangka.

Sembilan orang tersangka kasus kerusuhan yang mengakibatkan terbakarnya sejumlah instansi vital di kota Palopo pasca penetapan pemenang Walikota Palopo putaran kedua oleh KPUD Palopo  ditahan di Polda Sulsel.

Kapolres Palopo, AKBP. Endang Rasyidin menambahkan salah satu alasan sehingga mereka ditahan di Polda Sulsel karena pertimbangan keamanan. Kini kasus tersebut dalam tahap penyidikan terpadu antara Polres Palopo dan Polda Sulsel.

Jajaran Polres Palopo juga tetap terus berupaya mengejar dan mengembangkan tersangka lain.

Aliansi Jurnalis Kecam Pembakaran Kantor Redaksi Palopo Pos

Kasus pembakaran kantor redaksi Palopo Pos di kota Palapo Sulawesi Selatan yang terjadi pasca  rekapitulasi hasil suara pemilukada kota Palopo beberapa hari lalu, disikapi puluhan awak media yang tergabung dalam solidaritas jurnalis Makassar. Puluhan awak media dari Solidaritas Jurnalis Makassar mengecam tindakan brutal tersebut.

Perwakilan Solidaritas Jurnalis Makassar Humaira menyatakan bahwa  kasus pembakaran kantor redaksi Palopo Pos dinilai sebagai tindakan yang sangat memilukan dan mencoreng proses demokrasi Indonesia.

‘Kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi di Indonesia, massa yang kalah dalam pertarungan pemilukada atau walikota melakukan tindakan brutal dengan membakar kantor media,” kata Humaira.

Ia mengatakan, kasus pembakaran kantor redaksi Palopo Pos harus bertanggung jawab dan polisi harus segera turun tangan untuk menangani kasus ini.

“Kami minta agar kasus pembakaran kantor media ditangani dengan serius dan tuntas,” tuturnya lagi.(gaf)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya