HTTP Status[404] Errno [0]

Logistik Pemilu 2014 Dianggarkan Lebih Rp5 Triliun

15 April 2013 13:50
Logistik Pemilu 2014 Dianggarkan Lebih Rp5 Triliun
KPU menganggarkan lebih Rp5 Triliun untuk logistik Pemilu legislatif 2014.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
KPU menganggarkan lebih Rp5 Triliun untuk logistik Pemilu legislatif 2014.

KPU menganggarkan lebih Rp5 Triliun untuk logistik Pemilu legislatif 2014.

BugisPos — Â Komisi Pemilihan Umum sudah mengalokasikan Rp 5 triliun untuk volume pengadaan logistik kebutuhan Pemilu 2014. Angka sebesar ini diproyeksikan untuk pengadaan tahun 2013 dan 2014.

“Volume pengadaan logistik kebutuhan Pemilu Tahun 2014 tergolong cukup besar yaitu lebih dari Rp 5 triliun,” ujar Ketua KPUÂ Husni Kamil Manik dalam MoU dengan LKPP di Gedung Smesco, Jakarta, Senin (15/4/2013).

Menurut Husni, jumlah sebegitu banyak dialokasikan untuk pengadaan barang dan logistik yang beragam mulai kertas suara, bilik suara, alat coblos, ITÂ KPUÂ termasuk Sistem Informasi Data Pemilih, dan banyak lainnya.

Dengan penggunaan anggaran begitu besar, KPU berharap mengulang sukses pengadaan barang dan jasa pada penyelenggaraan Pemilu 2009 lalu di mana tidak bermasalah dengan proses hukum.

“Karenanya KPU perlu bekerjasama dan mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam pelaksanaan logistik pemilu, baik dari sisi pengadaan maupun distribusi,” terang Husni dalam pidato sambutannya, sebagaimana dikutip dari Tribun Timur.com.

Ia menambahkan, untuk distribus logistik, KPU telah melakukan kerjasama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, ITB (Institut Teknologi Bandung), dan Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional).

Kerjasama KPU dengan LKPP berlangsung sejak 2009. Sangat wajar bila saat ini KPU akan mengikat kerjasama bersama dalam mendukung pelaksanaan pengadaan barang atau jasa dalam penyelenggaran pemilu.

“Kesepakatan membangun kerjasama ini sebagai upaya mengelola proses pengadaan logistik yang lebih profesional dan transparan untuk mewujudkan prinsip-prinsp penyelenggaraan pemilu sesuai undang-undang,” tukasnya.(gaf)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya