HTTP Status[404] Errno [0]

Hari Ini, 600-an Ribu Buruh Demo Istana Negara dan DPR RI

30 April 2013 16:57
Hari Ini, 600-an Ribu Buruh Demo Istana Negara dan DPR RI
Tanggal 1 Mei atau May Day hari ini, buruh seluruh Indonesia akan menggelar aksi demonstrasi.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Tanggal 1 Mei atau May Day hari ini, buruh seluruh Indonesia akan menggelar aksi demonstrasi.

Tanggal 1 Mei atau May Day hari ini, buruh seluruh Indonesia akan menggelar aksi demonstrasi.

BugisPos — Sekira 600 ribu buruh rencananya esok hari akan melakukan demo di Istana Merdeka dan Gedung DPR/MPR.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan jumlah buruh yang akan demo pada May day nanti ada 600 ribu buruh yang ada di 20 provinsi. Khusus dari Jabodetabek Karawang dan Purwakarta ada 135 ribu buruh.

“Aksi akan ke Istana dengan titik kumpul di Bunderan HI jam 10.00 WIB kemudian long march ke Istana,” ujar Said dalam pesan singkat sebagaimana yang dirilis Okezone, Selasa (30/4/2013).

Ditambahkan Said, selain Istana nantinya buruh juga akan mendatangi beberapa instansi negara lainnya. Sedangkan untuk tuntutan yang akan dibawa pada aksi May Day nanti di antaranya adalah tolak upah murah (KHL 84 item, tolak penangguhan UMK/p), gaji guru honorer harus senilai upah min dan hapus outsourcing khususnya outsourcing BUMN. Selain itu, buruh juga membawa isu untuk menolak RUU Ormas dan RUU Kamnas.

“Sekitar jam 13.30 WIB sebagian massa akan dikerahkan ke DPR RI, Kemenko Kesra, Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Kemneg BUMN, Kemenkes dan Kemenkertrans,” ujarnya kembali.

Perjuangan Buruh Mulai Buahkan Hasil

Mantan Ketua Umum Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) Moh. Jumhur Hidayat menegaskan perjuangan buruh telah memasuki tahap kemenangan

Hal ini ditandai dengan ditetapkannya tanggal 1 Mei oleh pemerintah sebagai hari Libur Nasional, penghapusan outsourcing, hingga peningkatan upah minimum regional di sejumlah provinsi belum lama ini.

Pernyataan itu disampaikan Jumhur sebelum menjadi Keynote Speaker pada Seminar Nasional Fenomena Migrasi Global dan Diaspora Indonesia yang diselenggarakan Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Gedung Joeang 45 di Jalan Menteng Raya 31 Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2013).

Jumhur menjelaskan tanggal 1 Mei memang diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau dikenal dengan May Day. Di luar negeri, katanya, para pengusaha banyak memberikan potongan harga kepada masyarakat dan buruhnya sehingga dikenal juga sebagai Hari Diskon.

May Day, kata Jumhur yang juga Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (BNP2TKI) ini, merupakan hari yang bergembira bagi kaum buruh.

Kepada para pengusaha, Jumhur mengimbau agar juga memberikan potongan harga terhadap produk-produk yang dibuat oleh buruh sendiri. “Jika pada hari biasa harga baju mahal dan tidak bisa dibeli buruh namun khusus hari buruh para pengusaha bisa mendiskonnya hingga 70 persen,” pintanya.

Jumhur juga mengimbau agar pada saat peringatan hari buruh May Day, 1 Mei esok kaum buruh tidak brutal dan merusak. “Saya rasa tidak kaum buruh tidak akan melakukan penutupan jalan tol seperti yang pernah terjadi pada tahun lalu,” tuturnya.

Adapun soal asuransi TKI, Kepala BNP2TKI mengatakan soal ini memang sudah masuk dalam pengawasan serius DPR. DPR sudah memberi batas waktu sampai 3 bulan agar pemerintah mengevaluasi kinerja Asuransi TKI.

Menakertrans, kata Jumhur, sudah banyak membuat beberapa perbaikan terkait apa yang menjadi hak-hak TKI yang harus dibayarkan perusahaan Asuransi TKI. “Saya harap ada perbaikan mendasar soal asuransi TKI ini,” ujarnya.(gaf)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya