HTTP Status[404] Errno [0]

Pemerintah Usul BBM Naik Rp6.000

08 May 2013 13:52
Pemerintah Usul BBM Naik Rp6.000
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyebut kenaikan BBM subsidi hingga Rp6.000/liter.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyebut kenaikan BBM subsidi hingga Rp6.000/liter.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyebut kenaikan BBM subsidi hingga Rp6.000/liter.

BugisPos — Terkait rencana kenaikan harga BBM akibat pengurangan subsidi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Rabu, (8/5/2013), menjelaskan kemungkinan acuan harga yang akan diajukan pemerintah.

“Rp6 ribu. Dengan kompensasi Program Keluarga Harapan, beras miskin, Beasiswa Siswa Miskin, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat, plus infrastruktur dasar. Seperti air bersih, jalan desa, irigasi, nelayan. Itu sedang dikaji lagi,” ujar Armida di Istana Negara, Jakarta.

Sementara, dalam kesempatan terpisah Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan bahwa untuk menjaga APBN tetap sehat, anggaran belanja lembaga kementerian harus dipotong. Namun, tetap mengutamakan pencapaian pertumbuhan ekonomi sesuai target dan tidak mengganggu belanja modal.

“Jadi kira-kira diarahkan ke belanja barang, perjalanan dinas, semuanya masih kita exercise.Yang bisa dilakukan efisiensi akan dikerjakan,” kata Anny.

Sebagaimana dirilis VIVAnews.com, sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhyono berharap DPR dapat bekerjasama baik dengan pemerintah untuk mempercepat pembahasan RAPBN Perubahan tahun 2013, mengingat urgensi yang cukup tinggi terhadap penyelesaian ini.

“Pemerintah tak ingin ada ketidakpastian yang berlangsung lama,” ujar SBY.

SBY pun berharap DPR dapat menyepakati poin-poin perubahan anggaran yang diajukan pemerintah. Segala bentuk perubahan dari sisi situasi dan kondisi perekonomian secara global maupun nasional sudah dipertimbangkan secara matang oleh pemerintah.

Selain pengurangan subsidi BBM, menurut SBY, pemerintah juga fokus terhadap pengurangan defisit dalam APBN-P 2013.

“Salah satunya dengan mengurangi belanja kementerian. Seluruh lembaga negara non pemerintah untuk melakukan hal yang sama, semata-mata untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan sehatnya fiskal,” kata SBY.(gaf)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya