HTTP Status[404] Errno [0]

Astaga … Kemaluan Dipotong Teman Kencan

16 May 2013 03:05
Astaga … Kemaluan Dipotong Teman Kencan
Abdul Muhyi terbaring di rumah sakit
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Abdul Muhyi, Selasa petang kemarin masih tampak lemah terbaring di RSUD Kota Tangerang. Pemuda 21 tahun, warga Gang Mesjid RT01/002 Kelurahan Sarua, Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat ini terpaksa dirawat setelah kemaluannya hampir putus disayat seseorang. Diduga, Muhyi saat itu sedang berkencan dengan seorang waria.
Sri, ibu korban, sempat pingsan saat mendengar kabar anaknya masuk rumah sakit dengan penis yang hampir putus. Setelah siuman, Sri langsung mendatangi anaknya yang dirawat intensif di Ruang Mawar.

Peristiwa tragis yang menimpa Abdul diketahui ketika pihak Puskesmas mendatangi rumah Sri sekitar pukul 07.00. Petugas polisi menerangkan bahwa kemaluan Muhyi sudah tidak utuh lagi dan saat ini dirawat intensif di rumah sakit. “Saya dengar dari Puskesmas lalu dibawa ke sini,” kata Sri seperti dirilis vivanews Rabu 15/5/13
Sampai saat ini keluarga korban belum mengetahui hal-ihwal kejadian nahas tersebut. Korban masih belum bisa memberikan keterangan karena kondisinya masih teramat lemah.

Menurut Sri, bukan hanya kelamin yang dipotong, rekan kencan Abdul yang belum diketahui identitasnya itu juga mengambil ponsel dan dompet Abdul. Kini, dia cuma bisa pasrah dan berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal.
Bukan Waria
Petugas hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang memotong alat kelamin Abdul Muhyi, di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa subuh. Polisi memastikan pelaku adalah seorang wanita,bukan waria.

Kapolsek Metro Pamulang, Komisaris Muhammad Nasir mengatakan, penyidik telah memeriksa seorang wanita berinisial U, sesuai dengan ciri-ciri yang diberikan korban.

“Tetapi setelah dilakukan penelusuran terhadapnya, ternyata bukan orang tersebut pelakunya. Itu hanya sama nama saja,” ujar Nasir, Rabu 15 Mei 2013.

Selain memeriksa saksi, petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Disana tidak ditemukan satu bukti yang menguatkan peristiwa itu. Bahkan, kata Nasir, darah korban juga tidak ada yang tercecer di tempat itu.

“Kita agak kesulitan mendapatkan informasi karena korban juga masih tertutup menceritakan kejadiannya yang menimpanya itu. Kita juga belum menemukan saksi yang mengetahui kejadian ini di TKP,” katanya.

Korban, kata dia masih menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat RSUD Tangerang. Peristiwa ini terjadi pada selasa 14 Mei 2013 pukul 04.30 WIB di lorong dekat kampus Universitas Pamulang.

Ditempat itu pelaku tiba-tiba memotong kemaluan korban menggunakan benda tajam, sampai terputus. Korban kemudian mendatangi Puskesmas terdekat. Sepanjang perjalanan menuju puskemas itu, pemuda asal Serua, Bojong Sari, Depok ini memegangi kelaminnya yang sudah terpotong (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya