HTTP Status[404] Errno [0]

Ilham Damaikan Pertikaian Kelompok

16 May 2013 03:08
Ilham Damaikan Pertikaian Kelompok
Salah satu aksi perang kelompok di Makassar belum lama ini
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Salah satu aksi perang kelompok di Makassar belum lama ini

Salah satu aksi perang kelompok di Makassar belum lama ini

BugisPos — Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mendamaikan dua kelompok pemuda yang selama beberapa hari terakhir terlibat dalam pertikaian kelompok di jalan Kandea 3, perbatasan wilayah kelurahan Barayya kecamatan Bontoala dengan kelurahan Bungaeja Beru kecamatan Tallo, rabu ( 15/5 ).
Dua kelompok yang bertikai, berasal dari kelompok pemuda kelurahan Barayya kecamatan Bontoala dan kelompok pemuda dari kelurahan Bungaeja Beru, kecamatan Tallo.

Dalam acara perdamaian yang dihadiri ratusan warga dari kedua kecamatan, diwarnai dengan pembacaan ikrar perdamaian sekaligus menyerahan alat perang berupa sejumlah senjata tajam seperti parang, busur serta anak panah kepada aparat kepolisian.

Selain Ilham, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wisnu Sandjadja serta Dandim Makassar,Letkol Inf.Firyawan.

” Kami sepakat berdamai, karena perang hanya menyisahkan keresahan serta putusnya silaturrahim. Jika dikemudian hari terjadi lagi perang kelompok, kami sepakat untuk bersama – sama menangkap pelaku dan menyerahkan ke aparat ” ujar salah satu pimpinan pemuda yang bertikai saat membacakan ikrar perdamaian.
Dalam Ikrar itu, kedua kelompok bertikai juga sepakat untuk segera menangkap provokator jika ada gejolak.

Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengaku sangat bersyukur atas munculnya kesadaran warga untuk menghentikan pertikaian kelompok.

” Jika ada upaya provokasi dari pihak luar untuk memantik pertikaian baru, segera laporkan kelurah, atau langsung telepon saya ” ujar Ilham yang disambut aplaus ratusan warga yang hadir.

Pada kesempatan ini, Ilham meminta kepada lurah dan camat setempat untuk aktif mendekati memotivasi melakukan kegiatan – kegiatan positif.

“Â Selama ini, sebagian pemuda kita tidak mampu mengikuti dinamika pergerakan pembangunan, sehingga banyak banyak waktu yang tersisa yang memunculkan efek – efek negatif. Oleh karena itu, sangat penting aparat pemerintah terlibat langsung memotivasi ‘ tegas Ilham.

Dari penjelasan salah satu warga setempat, sejak pertikaian meletus selama beberapa hari, banyak warga yang ketakutan keluar beraktifitas, utamanya pada malam hari.
” Kami juga sangat kesulitan mengakses taksi karena mereka semua takut masuk kewilayah kami ” ujar salah satu ibu rumah tangga yang tidak mau disebutkan namanya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya