HTTP Status[404] Errno [0]

Supporter Bola Anti Penyalahgunaan Narkoba

16 May 2013 03:10
Supporter Bola Anti Penyalahgunaan Narkoba
Supporter bola
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Sebanyak 50 supporter bola yang berasal dari berbagai kelompok supporter klub sepak bola yang bermarkas di Jawa Tengah dan DIY berkunjung ke Badan Narkotika Nasional (BNN) kemarin. Â Mereka adalah perwakilan dari 12 kelompok supporter diantaranya dari Panser Biru Semarang, Pasoepati Solo, Slemania Yogyakarta.

Junaidi selaku koordinator kelompok mengatakan, kunjungannya ke BNN untuk melakukan diskusi seputar permasalahan narkoba dan yang lebih penting adalah untuk menguatkan komitmen supporter bola sebagai kelompok yang anti penyalahgunaan narkoba dan cinta damai, “Peristiwa bentrok antar supporter di Grobogan baru-baru ini menjadi momen bagi kami untuk lebih mewaspadai berbagai hal yang dapat merusak kerukunan antar supporter. Termasuk diantaranya bahaya laten narkoba, jangan sampai meracuni para supporter bola,” kata Junaidi yang juga aktivis di Nahdlatul Ulama.

Dari diskusi yang dilakukan, memang ada indikasi penyalahgunaan narkoba di kalangan supporter bola, walaupun masih relatif kecil, yang menyangkut konsumsi ganja dan minuman keras. “Faktanya kita kadangkala melihat ada supporter yang mabuk dan ngisap ganja, selain itu belum pernah lihat, jadi jenis narkoba yang dipakai segelintir supporter masih sebatas ganja dan minuman keras saja,” ungkap Helmi, supporter dari Panser Biru, Semarang.

Lilik, supporter dari Passerbumi Bantul, menyampaikan pentingnya agar BNN dapat merangkul para Ketua supporter agar dapat membentuk satu wadah di kalangan supporter bola dalam menyuarakan pencegahan narkoba. Mengingat sebagai bagian dari masyarakat, supporter bola juga dapat berperan dalam upaya pencegahan narkoba, jadi tidak terkesan sekedar hura-hura, apalagi bila dikaitkan dengan hal-hal yang merusak, “BNN mungkin dapat menyeleksi supporter terbaik dan dapat diberikan penghargaan. Ini tentunya akan memicu semangat kami untuk terus berlaku positif sambil terus mendukung tim kesayangan masing-masing,” ujar Lilik.

Supardi, dari BNN menyampaikan apresiasi dan ajakan untuk terus berupaya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Terkait dengan keluhan para peserta atas adanya kelompok yang ingin melegalkan ganja di Indonesia, Supardi menanggapi dengan pernyataan bahwa hal tersebut biasa dalam alam demokrasi, dan secara umum masih merupakan anggapan dari segelintir orang saja, “Semua orang boleh berpendapat, namun pelaksanaannya harus memiliki alasan yang kuat dan diterima oleh mayoritas bangsa kita melalui mekanisme tertentu. Selain itu juga patut dipertanyakan legalisasi macam apa yang diinginkan, jangan malah kebablasan,” ujar Supardi.

Muhammad Akbar Zulvickar, tokoh pemuda yang turut hadir menyampaikan dukungan atas upaya penanganan narkoba yang selama ini telah dijalankan. Kebijakan pemerintah dalam penanganan narkoba saat ini menurutnya cukup menjadi terobosan, khususnya perubahan paradigma pecandu harus mendapat rehabilitasi bukan dipenjara.

Sementara itu, Kepala Seksi Kelompok Masyarakat BNN, Sudirman, menyampaikan ajakan agar ke depan supporter bola dapat bersinergi dengan BNN dalam pencegahan narkoba. “Intinya adalah kreatifitas kita dalam menciptakan kegiatan positif dan menarik agar jangan sampai ada lagi anak bangsa kita yang jatuh dalam kecanduan narkoba,” ajaknya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya