HTTP Status[404] Errno [0]

Golkar Mulai Lirik Jokowi jadi Cawapres Ical

29 May 2013 13:29
Golkar Mulai Lirik Jokowi jadi Cawapres Ical
Partai Golkar mulai melirik Joko Widodo atau Jokowi, Gubernur DKI Jakarta saat ini, sebagai Cawapres yang dapat mendampingi Capres Golkar 2014, Aburizal Bakrie (Ical).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Partai Golkar mulai melirik Joko Widodo atau Jokowi, Gubernur DKI Jakarta saat ini, sebagai Cawapres yang dapat mendampingi Capres Golkar 2014, Aburizal Bakrie (Ical).

Partai Golkar mulai melirik Joko Widodo atau Jokowi, Gubernur DKI Jakarta saat ini, sebagai Cawapres yang dapat mendampingi Capres Golkar 2014, Aburizal Bakrie (Ical).

BugisPos —Â Partai Golkar mulai tertarik melirik Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Calon Wakil Presiden 2014, yang akan mendampingi Capres Golkar, Aburizal Bakrie (Ical).

Anggota Fraksi Partai Golkar di DPR Bambang Soesatyo mulai menyebut nama tokoh yang layak disandingkan sebagai cawapres Aburizal Bakrie. Satu nama yang menurutnya sangat tepat jadi cawapres Ical, sapaan Aburizal, adalah Gubernur DKI Joko Widodo.

“Ical perlu figur untuk mendongkrak, salah satu nama yang bisa adalah Jokowi. Persoalannya Jokowi kita lakukan pendekatan. PDIP tidak mengusung Bu Mega dan Puan. Kita berharap, Ical bisa berpasangan dengan Jokowi untuk memperbaiki bangsa. Hanya Pak Jokowi yang paling tepat,” kata Bambang Soesatyo di gedung DPR, Jakarta.

Seperti dirilis Merdeka.com, menurut Bambang, pihaknya harus kerja keras jika ingin memenangkan Ical dalam Pilpres 2014. Salah satu faktor positif adalah tren kenaikan suara Golkar.

“Trennya naik. Ini yang membuat Golkar merasa bersyukur meskipun perlu kerja keras,” ujarnya.

Dia juga melihat, tren elektabilitas Ical naik terus sehingga tidak perlu ada evaluasi pencalonan sebagai presiden.

Pihaknya juga selalu melakukan evaluasi terkait elektabilitas Ical. “Tiap hari kami lakukan evaluasi, titik lemahnya di mana. Daerah Jawa ini fokus untuk kerja politik.

Semua keputusan kami berikan ke Pak Ical. Pak Ical bisa melihat situasi ini. Politik bukan harga mati, semua serba mungkin. Tapi sekarang kita sudah memutuskan, menang kalah adalah risiko. Masa kita bertanding kita sudah nyerah dulu,” paparnya.

Sebelumnya, hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Gubernur DKI Jakarta Joko “Jokowi” Widodo di peringkat pertama sebagai tokoh calon presiden (capres) alternatif.

“Pada dasarnya (hasil) ini bukan soal ‘fenomena Jokowi’ semata, melainkan bahwa masyarakat Indonesia benar-benar mengharapkan calon pemimpin alternatif, yaitu Jokowi atau calon alternatif lain,” kata peneliti CSIS Philip Jurius Vermonte di Jakarta, Minggu.

Sejumlah nama tokoh capres yang disebutkan oleh 1.635 responden antara lain Jokowi (28,6 persen), Prabowo Subianto (15,6 persen), Aburizal Bakrie (7 persen), Megawati (5,4 persen) dan Jusuf Kalla (3,7 persen).(gaf)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya