HTTP Status[404] Errno [0]

Haris Yasin Limpo Tegas Dukung SUKA

01 June 2013 01:17
Haris Yasin Limpo Tegas Dukung SUKA
Haris Yasin Limpo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Ketua Harian DPD II Partai Golkar Makassar Haris Yasin Limpo menunjukkan kedewasaan berpolitiknya jelang pendaftaran kandidat wali kota dan wakil walikota Makassar.
Kendati kakak kandungnya Irman Yasin Limpo menguat maju bertarung, namun Haris yang juga Ketua Fraksi Golkar di DPRD Makassar berkomitmen tidak akan membiarkan kandidat yang diusung partainya, Supomo Guntur-Kadir Halid (SUKA) berjalan sendiri. Menurut dia, bila partai sudah resmi mengajukan Supomo- Kadir, tidak ada alasan bagi semua pengurus dan kader, termasuk dirinya untuk tidak bergerak atau ikut memenangkan.

“Kalau Partai Golkar sudah jelas calonnya, Supomo-Kadir. Untuk itu, kita sebagai pengurus harus mendukung sepenuhnya,” ujar Nyanyang sapaan akrab Haris di DPRD Makassar kemarin. Diketahui, di internal Golkar sejauh ini belum menunjukkan kesolidan mendukung Supomo- Kadir. Itu tercermin dari sikap yang ditunjukkan DPD I dan DPD II yang belum melakukan rapat pleno menindaklanjuti keputusan DPP yang merekomendasikan dua kadernya.

Selain itu, hubungan Ketua DPD I Sulsel Syahrul Yasin Limpo dengan Koordinator Pemenangan Wilayah Sulawesi DPP Nurdin Halid juga dikabarkan renggang. Itu tampak saat Syahrul mengingatkan mantan ketua umum PSSI itu agar tidak mencampuri urusan DPD I. Perbedaan sikap itu ditengarai akibat kurangnya peran DPD I dalam menentukan usungan di beberapa pilkada di Sulsel, terutama di Pilkada Makassar yang langsung direkomendasikan berpasangan tanpa melalui DPD I.

Akibat dari perbedaan sikap tersebut, Syahrul yang tak lain Ketua DPD I Golkar Sulsel disebut- sebut belum memberikan restu kepada Supomo-Kadir, kendati bersangkutan sudah menemuinya belum lama ini, setelah pulang dari kunjungan kerja di Jepang. Mengenai polemik itu, Haris meyakini pada akhirnya kekuatan partai akan solid kepada pasangan yang diusung. Apalagi, sebut dia, memenangkan jagoan parpol merupakan tanggung jawab pengurus dan kader. “Kalau partai mendukung seseorang, pasti partai juga tidak pernah salah dalam memenangkan,” ujar Nyanyang.

1 Juni Deklarasi Pasangan

Sementara itu, duet Suka yang sudah pasti diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendeklarasikan diri secara berpasangan pada 1 Juni 2013 hari ini di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Juru bicara Suka, Dedy Alamsyah Mannaroi menuturkan, deklarasi pasangan bakal dijadikan momentum menyolidkan semua tim pemenangan, parpol pengusung, dan relawan di masing- masing kecamatan serta kelurahan.

“Deklarasi kami kemas secara besar-besaran, karena kami mau tunjukkan bahwa semua partai yang memberikan dukungan itu solid kepada SUKA,” tuturnya saat dikonfirmasi secara terpisah. Dia menambahkan, deklarasi ini menjadi panggung beberapa elite Golkar. Sebab, pihaknya terus meminta kesediaan Ketua Umum DPP Aburizal Bakrie, Sekretaris Jenderal DPP Idrus Marham, Nurdin Halid, serta Syahrul Yasin Limpo, untuk hadir dan memberikan orasi politik.

“Kami usahakan, baik Aburizal, Idrus, Nurdin, dan Syahrul bisa hadir. Apalagi ini kesempatan Golkar mempertahankan kemenangan di Makassar jelang Pemilu Legislatif 2014,” kata Dedy. Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel M Roem menegaskan, DPD I siap mendukung dan mem-back up Supomo-Kadir di Pilkada Makassar. Ketua DPRD Sulsel ini juga meminta seluruh kader bergerak membantu pemenangan SUKA.

“Kalau sudah ditetapkan, ya itulah yang terbaik untuk Golkar. Tidak ada lagi wacana revisi. Tentu siapa pun yang direkomendasi akan kita back up dari DPD I,” ujarnya di DPRD Makassar, kemarin. Roem jugameminta DPDI segera menggelar rapat pleno terkait penetapan dan mengusulkan penonaktifan Supomo Guntur sebagai Ketua DPD II Golkar Makassar. Alasannya, Supomo diminta fokus maju di pilkada. “Supomo nanti diusulkan untuk dinonaktifkan dulu sebagai ketua DPD II Golkar Makassar dan menunjuk pelaksana tugas,” tutur Roem seperti dirilis SINDO

Menurut dia, penonaktifan sementara Supomo sebagai ketua DPD II dilakukan sejak ia mendaftar sebagai calon walikota hingga adanya penetapan pasangan calon resmi dari KPU. Sebaiknya Supomo-Kadir harus merangkul kader partai agar bersama-sama memenangkan Pilkada Makassar (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya