Arjen Robben : “Indonesia Menyulitkan Kami”

08 June 2013 10:28
Arjen Robben : “Indonesia Menyulitkan Kami”
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Gelandang Belanda, Arjen Robben, mengaku timnya sempat kesulitan mengalahkan tim Indonesia saat laga uji coba di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (7/6/2013) malam. Indonesia dipaksa menyerah 3-0.

Gelandang Belanda, Arjen Robben, mengaku timnya sempat kesulitan mengalahkan tim Indonesia saat laga uji coba di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (7/6/2013) malam. Indonesia dipaksa menyerah 3-0.

BugisPos — Gelandang Belanda, Arjen Robben, mengakui, timnya sempat kesulitan mengalahkan tim Indonesia saat kedua tim melakoni laga uji coba di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (7/6/2013) malam.

De Oranje yang turun dengan pemain intinya, Robin van Persie, Wesley Sneijder, dan Robben, sempat bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Selepas turun minum, tim besutan Louis van Gaal tersebut bangkit dan akhirnya mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

“Pertandingan berjalan cukup bagus. Aku pikir, kami sempat kesulitan pada babak pertama. Kami tidak biasa bermain dalam suhu panas. Mereka berhasil menahan gempuran kami di babak pertama dan kami kesulitan. Kami seharusnya memanfaatkan peluang, tetapi kami gagal memanfaatkannya. Beruntung kami bisa mengonversi peluang pada babak kedua dan kami akhirnya menang,” aku Robben seusai laga.

Indonesia Butuh Persiapan Matang Saat Kontra China

Pelatih tim nasional Indonesia Jacksen F Tiago, sebagaimana dirilis KOMPAS.com, Â mengatakan, timnas memerlukan persiapan lebih matang untuk menjalani laga besar bertaraf internasional. Persiapan ini diperlukan jelang kontra China dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 di Jakarta, 15 Oktober 2013.

Dalam duel persahabatan lawan timnas Belanda di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6/2013) malam, tim “Garuda” dipaksa menyerah tiga gol tanpa balas. Dua gol untuk pasukan Louis van Gaal itu dihasilkan oleh Siem de Jong dan satu gol lain dari Arjen Robben.

Jacksen mengakui, kekalahan itu antara lain disebabkan oleh minimnya persiapan yang menyebabkan tim “Merah Putih” sulit mengembangkan permainan. Untuk sebuah laga besar bertaraf internasional, Jacksen mengatakan, seharusnya ada waktu sekitar 7-10 hari untuk mempersiapkan tim.

“Memang, menurut saya, idealnya persiapan timnas Indonesia berlangsung selama tujuh sampai sepuluh hari. Itu sudah cukup untuk membuat tim kompak dan kuat. Kami ingin persiapan lebih matang melawan China,” kata Jacksen.

Laga melawan China cukup penting bagi Indonesia untuk memberikan harapan berkiprah di Piala Asia 2015 mendatang. Saat ini, Indonesia duduk di posisi buncit karena kalah di dua laga. China berada di urutan kedua dengan tiga poin dari dua pertandingan.

“Saya sudah siapkan langkah-langkah untuk laga melawan China. Hal utama adalah saya akan memilih pemain-pemain dengan mental kuat. Saya juga memikirkan membawa para pemain naturalisasi lain. Masih ada beberapa pemain bagus, seperti Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Tony Cussel, dan Kim Kurniawan. kita lihat saja nanti,” katanya.(gaf)

Robben juga mengaku terkesan oleh sambutan hangat dari publik Indonesia. “Kami berterima kasih kepada fans. Mereka memberikan sambutan hangat dari bandara. Saya senang mereka memberikan dukungan yang sangat bagus sepanjang laga,” tandasnya.


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya