HTTP Status[404] Errno [0]

Koopsau II Tambah 2 Pesawat Sukhoi

21 June 2013 10:07
Koopsau II Tambah 2 Pesawat Sukhoi
pesawat tempur sukhoi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Pesawat Sukhoi dijajaran Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) II sudah ada 14 pesawat tinggal 2 pesawat lagi yang diharapkan sudah tiba bulan depan dari Rusia sehingga jumlahnya 16 dan sesuai ketentuan di Angkatan Udara, satu skuadron ditempatkan 16 pesawat Sukhoi.

Hal itu diungkapkan Panglima Koopsau II Marsekal Muda TNI Agus Supriatna kepada wartawan dicara Cooffe Morning Jajaran Koopsau II dengan Pimpinan Media dan wartawan cetak dan elektorik di Makassar Rabu (19.6/2013)

Menurut Panglima Untuk Alutsista lain koopsau II yang berlanjut sampai sekarang itu adalah tambahan 24 pesawat F16  dari Amerika, satu skuadron dari Brasil Supertukano yang sekarang sudah datang 4  dan akan berlanjut sesuai dengan kebijakan Departemen Pertahanan.

“Dengan demikian kekuatan TNI Angkatan Udara terus bertambah seiring dengan perkembangan zaman, karena menurut Marsekal Muda TNI Agus Supriatna jika angkatan udara kuat  ya jelas akan disegani dengan Negara Lain . Ketika ditanya negara negara mana yang sering melintas termasuk pelanggaran batas wilayah udara Indonesi,” ujarnya.

menurut Panglima bukan porsinya untuk menjawab melainkan Panglima Komando Pertahananan Udara Nasional (Kohanudnas) tetapi kekuatan kekuatan tempurnya  dari Koopsau akan tetapi Kohanudnas yang mengetahui secara detail baik yang ditangkap maupun yang tidak ditangkap .

Untuk itu jajaran Koopsau yang merupakan kekuatan tempurnya selalu stand by , jadi ada pesawat pesawat tempur koopsau yang setiap hari  memang stan bya kapan saja ada perintah  untuk menginter save atau membayang bayangi pesawat yang melanggar wilayah udara indonesia  itu langsung berangkat .-

Sedang untuk wilayah wilayah yang rawan  menurut pengkoopsau dua diwilayah perbatasan utara, karena wilayah kita cukup luas dan semua ini dapat dilaksanakan dengan baik dikarenakan Pertahanan udara Indonesia bekerja 24 jam ditunjang dengan radar radar yang hidup. “ya Kohanudnas yang tahu secara Negara mana saja yang selalu dibayang bayangi, berapa yang melanggar dan berapa ditindak itu ada dikomando Pertahanan Udara Nasional,” tambahnya.

Sementara itu Kamis (20/6) Jajaran Koopsau mulai melaksanakan Latihan Survival Tempur Yudha 2013 yang dipusatkan dikota Manado selama 3 hari .-mereka dilatih untuk tetap survive bagaimana penumpang dan air crew itu bisa bertahan hidupbaik dihutan maupun dilaut jika terjadi kecelakaan pewasa.(rga)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya