HTTP Status[404] Errno [0]

Mantan Pecandu Narkoba Miliki Hak Hidup Sukses

26 June 2013 02:15
Mantan Pecandu Narkoba Miliki Hak Hidup Sukses
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Ijudin, mantan narapidana dan mantan pecandu narkoba yang sudah insyaf dan kini sukses sebagai penulis buku, menceritakan pengalamannya saat ia terjerumus ke dalam jeratan narkoba.

“Kalau saya tidak nyaris mati saat itu, mungkin saya masih berkutat dengan hidup tanpa masa depan. Tetapi, karena sudah nyaris mati—malah seharusnya sudah mati—maka sekarang saya lebih menghargai kehidupan,” cerita Ijudin, di hadapan peserta Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Direktorat Pasca Rehabiliatasi bekerjasama dengan pengurus Pusat Perbelanjaan Bandung Timur Plaza (Kopanti), di Bandung, kemarin, Senin 25/6/13

Kisah masa lalu yang gelap itu, telah menumbuhkan perasaan anti terhadap narkoba di dalam jiwanya, “Kalau ada orang yang coba-coba pakai narkoba dan merusak hidupnya saya paling tidak suka dan buru-buru mencegahnya. Maka dari itu, saya ingin ikut berpartisipasi dalam memerangi narkoba di muka bumi ini. Apalagi narkoba identik dengan anak muda. Bagaimana dengan nasib bangsa 10-20 tahun ke depan kalau narkoba lebih berhasil memasarkan kenikmatannya?  Mau tidak mau, kalau kita ingin memberantas narkoba kita sebagai masyarakat harus berperan dan berkontribusi,” ujar Ijudin.

Menurut Ijudin, seorang mantan pecandu atau penyalah guna narkoba tetap memiliki hak untuk mendapatkan pengetahuan dan hak untuk sukses. Melalui pengetahuan yang terus diasah, akan membuahkan kesuksesan. Pengetahuan bisa didapatkan dimana saja apabila benar-benar mau belajar, “Seorang mantan penyalah guna narkoba harus tetap belajar untuk mendapatkan pengetahuan tanpa harus melihat kebelakang  tentang hal buruk yang telah mereka alami,” kata Ijudin.

Dalam kesempatan tersebut, Ijudin juga berpesan kepada para mantan pecandu narkoba dimana pun berada agar tetap optimis dalam memandang kehidupannya, demi meraih kesuksesan di masa depan.

Sementara it, Direktur Pasca Rehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Drs. Suyono, MM, MBA, menjelaskan mengenai bahaya dan dampak dari penggunaan narkoba. Bahaya dan dampak yang ditimbulkan karena mengkonsumsi narkoba adalah kerusakan pada otak yang mengakibatkan disorientasi ruang dan waktu serta malpersepsi panca indra. Selain itu narkoba juga dapat merusak semua fungsi organ-organ tubuh.

Menurut Suyono, para pengguna narkoba adalah korban, mereka bukanlah orang yang harus dihukum tetapi mereka perlu direhabailitasi. Setelah direhabilitasi mereka perlu mengikuti Program Pasca Rehabilitasi,”Mereka akan mendapatkan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, untuk bekal mereka kembali ke keluarga dan masyarakat,” kata Suyono.

Suyono juga berharap pengurus Bandung Timur Plaza dapat mendukung dan membantu mantan penyalah guna narkoba untuk memberikan kesempatan dan peluang bekerja di Pusat Perbelanjaan Bandung Timur Plaza. (rls)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya