HTTP Status[404] Errno [0]

Sekitar 350 KM Jalan di Sultra Rusak Parah, 194 KM Jalan Nasional

27 June 2013 03:03
Sekitar 350 KM Jalan di Sultra Rusak Parah, 194 KM Jalan Nasional
jalan rusak di kendari
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Soal kategori jalan, warga Sultra tak paham. Mereka hanya tahu kalau jalur Raha-Wamengkoli itu rusak parah, Kolaka ke Kolaka Utara juga demikian. Konawe Utara ke perbatasan Sulteng juga sama parahnya. Meski faktanya demikian, Dinas PU Sultra tetap berani mengklaim bahwa mereka sudah melakukan banyak perbaikan jalan, dan khusus untuk jalur dengan kategori jalan nasional, sampai Februari 2013 ini, 75 persen diantaranya itu baik.

“Secara keseluruhan, jalan nasional kondisi mantap sudah 75 persen. Kita harap, akhir tahun 2013Â kondisi mantap jadi 87 persen,” kata Kabid Perencanaan Dinas PU Sultra, Ir Samaruddin, kemarin. Dengan target tersebut, kata dia, akan menghabiskan anggaran Rp 700 miliar lebih yang bersumber dari APBN. Tapi target tersebut masih belum melampaui target nasional. Sebab, kementerian PU menargetkan, jalan nasional dalam posisi mantap sudah harus di range 94 persen. Karenanya, untuk sampai di level tersebut, PU provinsi akan mengusulkan anggaran yang cukup besar ke kementerian yakni Rp 870 miliar di tahun 2014 nanti.

Samaruddin merinci, saat ini kondisi jalan nasional yang dalam kondisi baik yakni sepanjang 699.27 kilo meter, kondisi sedang 356,57 kilo meter, rusak ringan 193,38 kilo meter dan rusak berat 147.83 kilo meter. Dia mengatakan, jalan nasional meliputi jalur MP3EI, lintas timur dan non lintas. Jalan yang terkategori jalur MP3EI meliputi batas Sulsel-Kolaka dan dari Kolaka ke batas Sulteng.

Perbaikan yang ditangani Dinas PU sepanjang 73,59 kilo meter dengan anggaran Rp 306,96 miliar. Adapun lintas Timur di luar jalur MP3EI meliputi Kolaka, Boepinang, Bombana memutar ke arah Tinanggea, Lainea, Moramo dan Kendari hingga lanjut ke Pohara dan batas Sulteng. Khusus yang ditangani di tahun 2013 sepanjang 103.8 kilo meter dengan anggaran Rp 247.36 miliar.

Sedangkan lintas penguhubung yakni dari Kendari-Kolaka yang ditangani sepanjang 9 kilo meter dengan dana Rp 37,6 miliar yang bersumber dari APBN. Untuk non lintas yang ada di Pulau Buton, yang ditangani sepanjang 48,7 kilo meter dengan besaran dana Rp 150,42 miliar. Total anggaran keseluruhan Rp 742,38 miliar.

Selain fokus perbaikan jalan nasional, jalan provinsi ikut digenjot sesuai visi gubernur Sultra, Nur Alam. Menurut pria berkacamata itu, perbaikan jalan provinsi sangat bergantung pada PIP. Sebab, targetnya akhir 2013 jalan provinsi yang dalam kondisi mantap mencapai 63 persen. Panjang jalan provinsi yang akan ditangani yakni 1397.906 km. Sehingga, perbaikan jalan provinsi akan dianggarkan di APBD-p dengan dana yang cukup besar yakni Rp 91 miliar. Jika ditotal dengan pinjaman di PIP senilai Rp 130 miliar untuk perbaikan jalan yang sudah dianggarkan, maka keseluruhan sebesar Rp 221 miliar.

Dia menjelaskan, jalan provinsi yang saat ini dalam kondisi baik yakni 297.78 kilo meter, sedang 186,14 kilo meter, rusak ringan 227,85 kilo meter dan rusak berat 194.32 kilo meter.   “Jalanan provinsi, posisi mantap sudah 54 persen. Kita harap dengan masuknya PIP dan dari sumber APBD, akhir tahun 2013 kondisi mantap bisa mencapai 63 persen. Makin tahun makin besar anggaran, karena visi gubernur percepatan pembangunan infrastruktur. Memang untuk meningkatkan perekonomian, salah satunya dengan infrastruktur. Makanya fokusnya gubernur perbaikan jalan,” tandasnya.  (kendari-news/rga)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya