HTTP Status[404] Errno [0]

Sidang Perdana Walkot Palopo, Tidak Diizinkan Serah Terimah Jabatan

04 July 2013 02:50
Sidang Perdana Walkot Palopo, Tidak Diizinkan Serah Terimah Jabatan
sidang walkot palopo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Walikota Palopo Tenriadjeng mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Makassar Rabu,(03/7/13).Jaksa Penuntut Umum diantaranya Muhammad Ahsan Thamrin dan Muhammad Yusuf Putra secara bergantian membacakan surat dakwaan.

Dari pembacaan tersebut diketahui Walikota Palopo telah menyalahgunakan dana pendidikan gratis tahun 2011 bersama dengan terpidana mantan Kepala Dinas Pendidikan Palopo Muhammad Yamin senilai Rp 4 Milyar. Terdakwa juga meminjam dana BOS senilai Rp 800 juta, Bantuan Khusus Murid (BKM) sebesar Rp 1 Milyar serta dana retribusi Izin Mendirikan Bangunan Rp 1,8 Milyar. Seluruh dana tersebut seolah-olah dipinjam Walikota.

Walikota 2 Periode ini juga dijerat pasal pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang bersama dengan Pengusaha asal Tangerang Pieter Neke Dhey. Ia dalam rentang waktu 2008 hingga 2010 melakukan transfer dana ke rekening Pieter hingga 46 Milyar. Seluruh dana transfer menurut Terdakwa sebagai pembayaran utang politik dan investasi.

Terdakwa Pieter selain menggunakan dana tersebut untuk kepentingan pribadi serta anak dan istrinya, Ia juga mentransfer ke sejumlah perempuan seperti Yohana dan Imelda tanpa sepengetahuan Walikota.

Terhadap Surat Dakwaan Jaksa Tim Penasehat Hukum Terdakwa melalui Ketuanya Jamaluddin Rustam mengajukan eksepsi. Menurut Jamaluddin Rustam perkara Walikota masuk rana perdata utang piutang.

“Perkara ini masuk rana perdata karena dari awal menyangkut masalah utang piutang, Dia cuma meminjam secara pribadi” Kata Jamaluddin Rustam Rabu, (03/7/13)

Sementara permohonan Izin Terdakwa untuk menghadiri serah terima jabatan Walikota Palopo 6 juli 2013 tidak dikabulkan Majelis Hakim begitupun permohonan pengalihan penahanan menjadi tahanan kota.

Majelis Hakim yang diketuai Pudjo Hunggul menunda sidang hingga Rabu, (10/7/13) untuk agenda pembacaan eksepsi dari Penasehat Hukum Terdakwa.(rga/ishak)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya