HTTP Status[404] Errno [0]

Daftar Pemilih Sementara Nasional Masih Kisaran 177 Juta

15 July 2013 10:34
Daftar Pemilih Sementara Nasional Masih Kisaran 177 Juta
Daftar emilih Sementara (PDS) Nasional pemilu legislatif 2014, masih di kisaran 177 juta pemilih.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Daftar emilih Sementara (PDS) Nasional pemilu legislatif 2014, masih di kisaran 177 juta pemilih.

Daftar emilih Sementara (PDS) Nasional pemilu legislatif 2014, masih di kisaran 177 juta pemilih.

BugisPos — Komisi Pemilihan Umum mengaku belum merampungkan daftar pemilih. Sampai saat ini, daftar pemilih sementara (DPS) hasil rekapitulasi nasional sampai Senin (15/7/2013), mencapai 177.257.048.

“DPS jumlahnya 177.257.048. Ini belum termsuk Sumatera Selatan, Maluku Utara, dan Papua,” ujar Ketua KPUÂ Husni Kamil Manik dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II, Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Menurut Husni, apabila disandingkan dengan DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) yang jumlahnya 197.411.133, masih memungkinkan penambahan DPS nasional dari KPUÂ provinsi yang belum masuk.

“Diharapkan pekan ini sudah masuk. Sedangkan DPS luar negeri dari 130 kantor KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) 2.160.253 orang,” ungkap Husni, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Sebelumnya, komisioner KPUÂ Ferry Kurni Rizkiyansyah menjelaskan belum masuknya DPS untuk direkapitulasi karena terlambat. Mereka terkendala karena pengiriman jauh.

Sementara beberapa kabupaten di lima provinsi yang belum lengkap menyerahkan data terdiri dari Banten, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan masih disusulkan.

DPS yang sudah fiks, kata Ferry, DPS akan disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam hal ini Komisi II. Laporan DPS ini masuk dalam tahapan pemilu. Jika oke, KPUÂ akan mengumumkan secara online lewat situs resminya www.kpu.go.id.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya