HTTP Status[404] Errno [0]

Duet Jokowi-Pramono Edhie Tunggu Tanggal Mainnya

25 July 2013 02:37
Duet Jokowi-Pramono Edhie Tunggu Tanggal Mainnya
Joko Widodo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — PDIP diam-diam melakukan survei internal terkait strategi pemenangan dalam Pemilu Presiden 2014. Dalam survei itu, ada empat skenario pasangan calon yang disurvei PDIP.
Salah satunya adalah skenario pasangan Joko Widodo ( Jokowi ) sebagai capres didampingi oleh anggota Dewan Pembina Demokrat, Pramono Edhie Wibowo . Hasilnya mendapat respon positif dari masyarakat dan berhasil mengalahkan pasangan kuat lain yakni Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengapresiasi hasil survei internal yang telah dilakukan oleh PDIP. Namun, pihaknya masih tetap menunggu hasil Konvensi Capres Demokrat.

“Itu hasil survei patut kita beri apresiasi, tapi selanjutnya mari kita tunggu dulu hasil konvensi capresnya Partai Demokrat,” jelas Sutan kepada merdeka.com, Rabu (24/7).

Sutan menantang jika seluruh peserta Pemilu 2014 mengeluarkan calon-calon andalannya agar pertarungan semakin kompetitif.

“Jadi ini jauh lebih menarik kalau masing-masing parpol mengeluarkan jagonya biar nanti bisa kita lihat dan pilih bersama untuk capres dan cawapres untuk tahun 2014 ini,” tegas dia.

Terkait dengan peluang Demokrat dan PDIP berkoalisi mengusung Jokowi -Pramono Edhie dalam Pemilu mendatang, Sutan berpandangan, hal tersebut masih harus melalui mekanisme yang berlaku.

“Ya kita bukan mau atau tidak tapi ada mekanisme Partai Demokrat yang harus kita lalui, kita tunggu lah tanggal mainnya nanti,” pungkasnya seperti dirilis Merdeka.com

Diberitakan sebelumnya, Dokumen hasil survei internal PDIP menguji empat skenario buat Jokowi menghadapi pemilihan presiden tahun depan. Jajak pendapat digelar 3-15 Mei lalu ini melibatkan 1.500 responden di 33 provinsi.

Merdeka.com memperoleh dokumen laporan survei berjudul Trajektori Politik 2014 dari seorang sumber mengaku dekat dengan Jokowi .

Skenario pertama, PDIP menyorongkan ketua umum Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden berpasangan dengan Jusuf Kalla. Hasilnya, pasangan Prabowo SubiantoHatta Rajasa menang dengan raihan dukungan 35,2 persen. Sedangkan Megawati-Kalla meraup 25,3 persen, disusul Aburizal Bakrie-Mahfud dengan 18,3 persen.

Menurut skenario kedua, Jokowi maju berduet dengan Pramono Edhi Wibowo, adik ipar presiden. Hasilnya memuaskan. Pasangan ini unggul setelah meraup 34,0 persen dukungan, disusul Prabowo-Hatta (30,0 persen), dan Aburizal-Mahfud (16,3 persen).

Survei juga menjajal posisi Jokowi sebagai kandidat wakil presiden. Hasilnya jeblok meski dia dipasangkan dengan Megawati. Pasangan Prabowo-Hatta menang dengan sokongan 33,4 persen, dibuntuti Megawati- Jokowi (29,9 persen), dan Aburizal-Mahfud (17,3 persen). Perolehan tidak menyenangkan juga terjadi kalau Jokowi menjadi wakil dari Puan Maharani.

Skenario lain adalah Jokowi keluar dari PDIP dan bertarung melawan Megawati. Dia dipasangkan dengan Pramono Edhi Wibowo. Pasangan ini unggul dengan 36,1 persen suara, disusul Prabowo-Hatta (30,5 persen), dan Megawati-Jusuf Kalla (15,2 persen) (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya