HTTP Status[404] Errno [0]

Muhyina Muin Tuding Ada Pihak yang Mau Menjatuhkan

01 August 2013 11:23
Muhyina Muin Tuding Ada Pihak yang Mau Menjatuhkan
Calon Walikota Makassar, Muhyina Muin dengan tagline "Makassar Bergerak".,
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Calon Walikota Makassar, Muhyina Muin dengan tagline "Makassar Bergerak".,

Calon Walikota Makassar, Muhyina Muin dengan tagline “Makassar Bergerak”.,

BugisPos –Â Calon wali kota Makassar dari jalur perseorangan, Muhyina Muin mengaku saat ini ada pihak yang mencoba menjatuhkan dirinya sebagai salah satu kontestan Pilwali.

Hal ini diungkapkan Muhyina terkait kasus yang menimpa ibunya Hj Najmiah yang sempat menjalani pemeriksaan di Polda Sulselbar, Rabu (31/7/2013) kemarin.

Muhyina yang pada Pilwali ini berpasangan dengan Syaiful Saleh berpandangan, jika kasus yang menimpa ibunya sengaja dibesar-besarkan oleh pihak tertentu. Padahal kata dia, ibunya hanya diperiksa sebagai saksi bukan terlapor.

Muhyina mensinyalir ini ada kaitannya dengan posisinya sebagai salah satu kandidat wali kota Makassar yang ikut diperhitungkan. Saat ini kata Muhyina, pasangan wali kota yang maju dengan tagline ‘Makassar Bergerak’ ini memang sedang mengalami lonjakan dukungan dari warga.

“Ini jelas ada unsur politiknya. Ada yang coba menjatuhkan saya sebagai calon walikota,” ujar Muhyina Kamis (1/8/2013), seperti dirilis tribun-news.com. Sayangnya, dia tak menyebut siapa yang mencoba menjegalnya itu.

Muhyina juga risih dengan banyaknya jenis kampanye hitam yang menyudutkan dia dan keluarganya. Kampanye hitam itu diantaranya, ada pihak yang mencoba menghembuskan isu bahwa keluarganya adalah mafia tanah. “Padahal sejak keluarga memulai bisnis lahan pada tahun 1978 tak sekalipun kami tersangkut kasus hukum,” pungkasnya.

Hj Najmiah : “Tidak Benar Ada Polisi Jemput Paksa Saya”

Haji Najmiah membatah pernyataan jika dirinya dijemput paksa oleh penyidik Polda dengan menggunakan mobil patroli.

“Omong kosong itu. Tak ada jemput paksa, tak ada mobil patroli,” ujar Najmiah kepada sejumlah wartawan, Kamis (1/8/2013).

Najmiah yang didampingi putrinya, yang juga merupakan calon wali kota Makassar, Muhyina Muin mengatakan, Rabu (31/7/2013) kemarin dirinya ke Polda untuk memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi atas laporan Therisia Tumengkol terhadap dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan GMTD.

“Memang ada polisi yang ke rumah, tapi saya suruh mereka duluan (ke polda) nanti saya menyusul. Jadi tak ada paksa-paksaan,” ujarnya mencoba meluruskan.

Dia juga membatah jika dirinya yang dilaporkan pihak Theresia. Dia menegaskan bahwa kedatangannya hanya sebagai saksi saja.

Terkait kisruh kepemilikan lahan seluas 5.000 meter persegi di Jl Metro Tanjung Bunga yang melibatkan pihak GMTD dengan Theresia, Najmiah mengaku sudah menyelesaikannya secara baik-baik.

“Hanya ada kesalapahaman, tanah yang dicaplok GMTD saat ini bukan tanah yang saya maksud. Tapi saya sudahj selesaikan,” ujarnya.

Najmiah mengaku sudah menunjukkan lokasi milik GMTD dan meminta pagar dan timbunan yang berada di lahan milik Therisia tersebut untuk segera
dipindahkan.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya