HTTP Status[404] Errno [0]

Pemilu Tahun 2014 Dinilai Masih Rentang Penggelembungan Suara

01 August 2013 01:45
Pemilu Tahun 2014 Dinilai Masih Rentang Penggelembungan Suara
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

PEMILU2014BugisPos — Tak berbeda jauh dengan pelaksanaan pemilu sebelumnya, potensi rekayasa dan penggelembungan suara juga rentan terjadi pada pemilu 2014 nanti meski pesertanya cuma 12 partai politik.

Hal ini, menurut fungsionaris DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono, bisa terjadi karena penyelenggara negara masih berpotensi memberikan tekanan dengan campur tangannya dalam mempengaruhi proses dan hasil pemilu.

“Penggelembungan dan rekayasa suara tetap akan terjadi meski jumlah partai hanya 12,” kata Ferry dalam diskusi yang diadakan Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu (KJPP) di Gedung Sarinah, Jakarta, saat dirilis diberita8.com barubaru ini.

Dia mencontohkan proses pengangkutan suara dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan, tempat terpencil dan luar negeri rentan diintervensi oleh pihak penguasa.

“Kecurangan pemilu seperti penggelembungan dan rekayasa rentan pada penghitungan suara di luar negeri bisa terjadi termasuk proses pengangkutan suara yang bermasalah. Sejumlah TPS di lapas dan tempat jauh terpencil bisa dengan mudah dicurangi oleh penyelenggara negara,” bebernya.

Selain itu, Ferry menyoroti peran lembaga survei yang melakukan hitung cepat suara Pemilu 2014. Dia meyakini lembaga hitung cepat bisa menjadi perangkat yang akan membenarkan setiap tindakan kecurangan dalam pemilu melalui angka yang mereka rilis.

“Konflik yang cenderung akan terjadi adalah rekayasa hasil `quick count` yang bisa berpengaruh besar terhadap persepsi publik,” tukas dia. (berita8.com/rga)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya