HTTP Status[404] Errno [0]

Seorang Bocah Di Pare-pare Kena Penyakit Hydrocepalus, Terkendala Biaya

13 August 2013 06:21
Seorang Bocah Di Pare-pare Kena Penyakit Hydrocepalus, Terkendala Biaya
PenyakitHydrocepalus
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Karena terkendala biaya, pengobatan Gilang Hibatullah bocah usia 1,5 tahun yang menderita penyakit Hydrocepalus dan Menigocel terpaksa dihentikan. Orang tua sang bocah pun, Asbudi dan Asrianti, harus pasrah melihat penderitaan putra semata wayangnya itu.

Pasangan suami istri asal Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, mengaku, sudah 4 bulan ini pengobatan terhadap Gilang yang juga terkena penyakit menigocel yakni pembengkakan di bagian hidung terhenti karena terkendala biaya. Sementara, penghasilan ayah Gilang yang hanya sebagai tukang bersih-bersih di sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) dengan status sukarela dan ibunya yang juga berstatus sama di dinas kesehatan merasa tak mampu lagi membiayai pengobatan anaknya.

Bocah malang ini sebenarnya telah 5 kali menjalani operasi untuk penyembuhan penyakitnya di Rumah Sakit Wahidin Kota Makassar dengan pemasangan selang pembuangan dari otak ke ginjal. Namun dari operasi tersebut, menunjukkan hasil yang tidak maksimal

“Atas saran seorang profesor, anak saya ingin dirujuk ke Rumah Sakit Unhas namun karena belum memilki biaya, terpaksa batal dan saya hanya bisa  pasrah melihat keadaan anak saya seperti ini,” ungkap Asbudi di kediamanx Minggu (11/08/13).

Biaya operasi Gilang di Rumah Sakit Unhas yang memiliki peralatan lebih canggih ditaksir sebesar 25 Juta Rupiah, namun kedua orangtua Gilang sudah tidak memiliki apa-apa lagi untuk  di jual agar bisa membiayai pengobatan anaknya.

“Terakhir untuk membiayai pengobatannya, saya harus menjual sepeda motor yang saya pakai berkendara ke kantor,” terangnya dengan mata berkaca-kaca.

Kini Asbudi dan Asrianti hanya bisa berharap dan menunggu uluran tangan dermawan untuk membantu pengobatan Gilang agar bisa sebuh dari penyakitnya. Apalagi sebelumnya, kedua orangtua bocah malang ini telah mengajukan proposal ke pemerintah kota dan DPRD Kota Parepare untuk meminta bantuan, namun hingga saat ini belum ada respon positif pihak Pemkot maupun DPRD Parepare.(rga)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya