HTTP Status[404] Errno [0]

Melanggar, Walikota Tutup Panti Pijat Queen

16 August 2013 02:18
Melanggar, Walikota Tutup Panti Pijat Queen
Walikota Ilham Arief Sirajuddin
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin merasa gerah ketika mendengar laporan Kabid Sarana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Andi Bau Sawa, bahwa salah satu panti pijat di Jl.G.Latimojong komplek Marga Surya Mas sudah beroperasi pada tanggal 9 dan 10 Agustus 2013 mendahului tanggal yang ditetapkan Walikota dalam pentupan THM selama bulan puasa. Padahal dalam surat edaran walikota tertanggal 26 Juni 2013, seluruh THM dan panti pijat di Makassar tutup selama bulan puasa mulai tanggal 7 Juli 2013 dan buka kembali pada tanggal 12 Agustus 2013. Tapi kenyataannya panti pijat Queen sudah buka pada tanggal 9 Agustus 2013. Atas pelanggaran inilah sehingga panti pijat Queen diberi sanks penutupan selama 14 hari mulai tanggal 15 s/d 18 Agustus 2013. Surat penutupan tertanggal 14 Agustus 2013 ini ditandatangani Kasatpol PP Kota Makassar Drs.Alham Arifin A,Msi atas perintah Walikota.

Awalnya, pada tanggal 9 Agusrtus 2013, ada telepon dari warga di sekitar Jl.G.Latimojong yang melaporkan bahwa sudah ada panjti pijat yang buka sebelum waktunya. Laporan warga itu diteruma ketua ARKES Kota Makassar, Usdar Nawawi, dan diteruskan ke Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Ir.Rusmayani Madjid dan Kasatpol PP Drs.Alham Arifin. Dan ternyata setelah pihak Disbudpar dan Satpol PP mengecek di lapangan, memang ditemukan panti pijat Queen sedang buka, meskipun terkesan ditutup-tutupi oknum tertentu.

Dalam rapat di ruang kerja Kabid Sarana Dinas Pariwisata Andi Bau Sawa, Senin 12 Agustus 2013, pemilik panti pijat Queen, Syarif, ternyata juga mengakui usahanya sudah buka pada tanggal 9 dan 10 Agustus 2013. Dia mengaku salah dan minta maaf atas apa yang telah dilakukannya. Rapat dihadiri pihak Satpol PP, Disbudpar, pihak Queen dan ketua ARKES Usdar Nawawi.

Usdar menyatakan, siapapun yang melanggar surat edaran walikota tentang penutupan THM di bulan puasa patut diberi sanksi. Hanya saja Usdar menyesalkan sebab pihak Satpol PP dalam menangani pelanggaran panti pijat tersebut kurang maksimal dilakukan pihak Satpol PP sehingga mengharuskan pihak asosiasi yang turun tangan bersama Kabid Sarana Disbudpan Andi Bau Sawa. Bau Sawa menegaskan siapapun yang melakukan pelanggaran di bidang usaha pariwisata pihaknya akan tegas melakukan tindakan tanpa pandang bulu (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya