HTTP Status[404] Errno [0]

Pemimpin yang Bijak, yang Mendukung Keputusan Partai

17 August 2013 06:02
Pemimpin yang Bijak, yang Mendukung Keputusan Partai
Idrus Marham
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Sekertaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, mulai angkat bicara terkait hubungan tidak harmonis antara dua kader senior partai Golkar, Syahrul Yasin Limpo dengan Nurdin Halid mengenai dukungan dalam Pemilihan Wali Kota Makassar 18 September 2013.
“Jangan lagi mencari-cari alasan hanya untuk memenuhi kepentingan subjektifnya. Keputusan partai adalah keputusan organisasi bukan perseorangan. Maka tidak usah cari alasan untuk melawan keputusan partai,” kata Idrus di Makassar, Rabu.

Menurutnya, semua “stake holder” Golkar di Sulsel baik pengurus harian maupun organisasi-organisasi sayap Golkar sebaiknya tidak mencari-cari alasan hanya untuk melawan keputusan partai terkait dukungan politik dalam Pilwali Makassar.

Mantan Ketua KNPI Pusat ini menyatakan, pemimpin yang bijak adalah yang mendukung keputusan partai. “Seorang pemimpin selalu diuji, meskipun kepentingan subjektifnya tidak terpenuhi tetapi tetap mendukung keputusan partai. Itu ujian, pemimpin yang bijak yang mendukung keputusan partai,” tegas Idrus

Guna memperjuangkan keputusan partai, lanjut dia, pemimpin itu sedang melewati ujian dan untuk itu semua perangkat di Partai Golkar harus solid memenangkan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Supomo Guntur – Kadir Halid.

“Jadi tak usahlah dipolemikkan. Yakin Golkar solid untuk Pilwali Makassar dan Pilkada-Pilkada lainnya,” tandasnya seperti dirilis Antara Sulsel

Mengenai provokasi-provokasi yang belakangan muncul mulai dukungan pribadi Syahrul yang diketahui ada dukungan ke adik kandungnya yakni Irman Yasin Limpo yang juga maju menjadi Calon Walikota berpasangan dengan Busrah Abdullah diusung partai lain dan terkesan berseteru dengan Nurdin Halid, dirinya enggan berkomentar jauh.

“Intinya pemimpin yang bijak adalah yang mendukung keputusan partai meskipun kepentingan subjektifnya terabaikan,” tegasnya lagi.

Dirinya meminta semua pimpinan Golkar baik itu pengurus harian maupun organisasi sayap Golkar untuk tidak asal komentar. Apalagi memunculkan alasan-alasan yang sudah terjelaskan hanya untuk melawan keputusan partai.

Sebelumnya, polemik dukungan terus memanas di intenal golkar dimana sejumlah tokoh baik seperti Ketua Soksi Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu`mang terkait dukungan Golkar di Pilwali Makassar mengelinding ke sejumlah mesin Golkar di tingkat kecamatan. Pernyataan yang dilontarkan Agus membuat sejumlah pimpinan kecamatan merasa dikerdilkan (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya