HTTP Status[404] Errno [0]

JK Tak Boleh Digunakan Alat Kampanye

14 September 2013 01:23
JK Tak Boleh Digunakan Alat Kampanye
Jusuf Kalla
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Adanya indikasi pasangan Danny Pomanto-Syamsu Rizal (DIA) menggunakan mantan wapres HM Jusuf Kalla (JK) sebagai jualannya pada kampanye pilwali, dan ditemukannya foto JK di ribuan paket sembako DIA membuat LSM di Makassar angkat bicara.
Direktur LSM AMPD (Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi) Makassar, Adnan Husain, Jumat (13/9/13) dalam siaran persnya menyebutkan JK telah dimanfaatkan oleh DIA untuk menjadi pendongkrak suara DIA di pilwali Makassar.

“JK itu tokoh nasional. Orang Sulsel, kebanggaan orang Sulsel. Tidak boleh JK itu digunakan sebagai alat kampanye. Tidak bole JK itu jadi boneka,” ujar Adnan seperti dirilis Fajar Online

Adnan juga mengungkapkan bahwa dengan ditemukannya gambar JK di dalam paket sembako DIA, itu sama saja mengkerdilkan, mengecilkan, melecehkan dan tidak menghargai JK.

“Citra JK sebagai tokoh nasional tidak ada harganya dengan adanya kandidat yang menjual-jual dirinya di momentum politik,” kata Adnan.

JK, lanjut Adnan, adalah juru damai di dunia. “Semua kenal itu di dunia. JK juru kemanusiaan, juru damai. Bukan juru kampanye. Saya yakin JK akan komplen akan mengeluhkan jika tahu persoalan ini,” kata Adnan. (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya