HTTP Status[404] Errno [0]

RTM Miskin di Makassar Menurun

04 October 2013 01:41
RTM Miskin di Makassar Menurun
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Makassar pada 2013 mengalami penurunan selama tiga tahun terakhir ini dikarenakan adanya peningkatan alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan.
“Rumah tangga miskin di Makassar itu mengalami penurunan dan ini menjadi acuan kepada pemerintah untuk bisa memaksimalkan potensi-potensi pemberdayaan masyarakat kecil agar kedepannya bisa lebih maksimal lagi,” ujar Direktur Eksekutif Yasmib Sulawesi, Abdul Aziz Paturungi di Makassar, Rabu 2/10/13

Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (Yasmib) Sulawesi yang melakukan riset mengenai jumlah penduduk miskin di Makassar menemukan adanya penurunan angka kemiskinan.

“Pada tahun 2013 ini, jumlah rumah tangga miskin di kota Makassar turun menjadi 43,696 jiwa. Angka ini turun dibandingkan jumlah rumah tangga miskin pada tahun 2011 yang masih berjumlah 62,192 dan 46,355 jiwa pada 2012,” kata Abdul Aziz Paturungi

Menurut Aziz Paturungi turunnya angka kemiskinan ini tidak terlepas dari peningkatan alokasi anggaran kemiskinan yang di kucurkan Pemerintah kota Makassar.

“Pada tahun 2011, setiap rumah tangga miskin mendapat alokasi anggaran sebesar 1,7 juta rupiah. Angka ini bertambah pada tahun 2012 menjadi 2,5 juta rupiah pada tahun 2012, dan terakhir pada tahun ini kembali meningkat menjadi 3,7 juta rupiah untuk setiap rumah tangga miskin,” ungkap Aziz.

Sejak tahun 2009, lanjut Aziz, persentase alokasi belanja penanggulangan kemiskinan di kota Makassar terbesar ada pada dinas kesehatan dan rumah sakit umum daerah, kemudian menyusul Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum.

“Pada 2009 hingga 2010, persentase terbesar di dinas kesehatan. Namun di tahun 2011 hingga 2013, persentase terbesar ini ada di dinas pendidikan,” tutur Aziz seperti dirilis Antara Sulsel

Dalam rekapitulasi anggaran penanggulangan kemiskinan kota Makassar per unit kerja pada tahun 2013 ini, Dinas Pendidikan Kota Makassar menyiapkan anggaran Rp93,2 miliar, Dinas Kesehatan dan RSUD sebesar Rp56,4 miliar dan Dinas PU Kota Makassar sebesar Rp 9,4 miliar.

“Hanya saja, bulan ini kami masih berupaya memaksimalkan semua program kemiskinan yang saat ini tengah berjalan, kendati ada kendala menyusul belum di bahasnya APBD perubahan di DPRD kota Makassar,” ujar Wali Kora Makassar Ilham Arief Sirajuddin menanggapi pemaparan Aziz Paturungi.

Menurut Ilham, anggaran program penanggulangan kemiskinan tidak semuanya melekat di APBD pokok tapi sebagian di anggarkan di APBD perubahan.

Ilham prihatin atas sikap anggota DPRD Makassar yang hingga tiga bulan molor. DPRD Makassar enggan membahas APBD 2013 perubahan lantara permintaan duit jatah dewan tak direstui Pemkot Makassar.

“Makanya pada forum ini, kami mengetuk hati saudara-saudara kita anggota dewan yang terhormat agar bisa memberikan perhatian terhadap APBD perubahan ini. Kalau terlambat satu bulan mungkin kita masih bisa maksimalkan yang tengah berjalan, namun jika itu sudah lewat, tentu saja program kita akan berhenti,” lanjut Ilham (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya