HTTP Status[404] Errno [0]

Sulsel Mau ki Dijadikan Percontohan Hukum Persaingan Usaha

14 June 2016 04:16
Sulsel Mau ki Dijadikan Percontohan Hukum Persaingan Usaha
Agus Arifin Nu’mang
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengatakan pihaknya ingin menjadikan Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai wilayah percontohan pelaksanaan kebijakan dan hukum persaingan usaha di Indonesia.
“Sulsel adalah salah satu dari tujuh daerah, yang jadi fokus kerja sama kita, tujuannya adalah kita ingin menjadikan Sulsel sebagai wilayah percontohan pelaksanaan kebijakan dan hukum persaingan usaha di Indonesia,” kata Syarkawi di sela penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Sulsel di Makassar, Senin 13/6/16

Penandatanganan Nota Kesepahaman terkait kerja sama antara KPPU dan Pemprov Sulsel mengenai larangan praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat.

Sementara itu, Ketua Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Makassar Ramli Simanjuntak mengatakan kerja sama tersebut, antara lain meliputi sosialisasi mengenai tugas dan fungsi KPPU sebagai pengawas persaingan usaha kepada Pemerintah Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta Kelompok Kerja (Pokja) terkait.

“Kerja sama ini juga termasuk advokasi agar kebijakan-kebijakan pemerintah di daerah dapat mendukung upaya menciptakan persaingan usaha yang sehat,” katanya menjelaskan dikutip antara

Kerja sama juga dilakukan dalam pengawasan terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang mengatakan diperlukan lembaga yang kredibel untuk mengawasi dan melakukan penindakan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, dan sejauh ini, KPPU telah berhasil menempatkan diri sebagai lembaga pengawas yang aktif dan kredibel.

“KPPU dan Pemprov Sulsel telah melakukan kerja sama sejak tahun 2013 terkait peningkatan pemahaman larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,” kata dia.

Tujuan kerja sama ini, untuk mendorong peningkatan kebijakan hukum persaingan, larangan monopoli dan persaingan usaha.

“Saya berharap hal ini berdampak pada peningkatan pemahaman stakeholder dalam larangan monopoli dan persaingan usaha,” pungkas Agus (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya