HTTP Status[404] Errno [0]

Rp1 Juta per RT/RW Dicairkan mi Sebelum Lebaran

18 June 2016 00:46
Rp1 Juta per RT/RW Dicairkan mi Sebelum Lebaran
Danny Pomanto
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Saat melaksanakan salat subuh berjamaah di Mesjid Nurul Islam, Jl. Teuku Umar 11, Kaluku Bodoa, Kec. Tallo, (17/6), wali kota Makassar Danny Pomanto kembali mengecek kepemilikan kartu smart card bagi ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang ada di tempat itu.

Pasalnya kata Danny sebelum lebaran ini, insentif sebesar Rp. 1 juta untuk RT/RW se- Makassar akan segera dicairkan. Sementara pembayarannya akan dilakukan melalui kartu cerdas multifungsi yang lebih dikenal dengan sebutan Makassar smart card.

“Kebetulan kita telah melakukan penilaian kinerja selama 3 bulan
terakhir. RT/RW akan segera menerima insentif berdasarkan tingkat kinerjanya, yakni Rp. 1 juta per bulan dan dibayarkan 3 bulan,” ucap Danny.

Sebelumnya, saat Danny pertama kali memegang tampuk pimpinan sebagai 01 Makassar insentif RT/RW hanya berkisar Rp. 250 ribu per bulan sehingga per triwulannya hanya sebesar Rp. 750 ribu.

Hal ini bagi Danny tidaklah seimbang dengan tugas berat yang harus diemban ujung tombak pemerintahan di masyarakat tersebut. Karenanya ia pun bekerja keras menggojot agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar mencapai Rp.
1 triliun. Upaya keras wali kota berlatar belakan arsitek ini tidaklah sia-sia. Terbukti, hanya butuh setahun lebih menahkodai kota ini PAD Makassar tembus Rp. 1,3 triliun dari sebelumnya hanya sekitar Rp. 600 miliar.

Karenanya, setelah 2 tahun pemerintahannya, insetif Rp. 1 juta perbulan untuk RT/RW pun segera diberikan, dibayarkan 3 bulan atau sebesar Rp. 3 juta per orang. Akan tetapi jumlah tersebut didasarkan kinerja masing-masing RT/RW. Jika ditemukan RT/RW yang kurang mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dalam masyarakat, maka jumlah
insentif yang diberikan bisa lebih rendah.

Agar lebih transparan, pemberian insentif ini dicairkan via kartu smart card yang bisa berfungsi, di samping banyak fungsi lainnya, sebagai ATM BRI.

Hal ini juga menurut Danny untuk menghindari fitnah kepada Camat dan Lurah setempat.
Danny khawatir akan muncul
anggapan bahwa uang insentif RT/RW disunat Camat/Lurah.

Sementara itu, sebagai tugas tambahan untuk RT/RW agar selalu mengimbau warganya
senantiasa menjaga dan mengontrol dengan baik ananya masing-masing.

“Anak kita saja dulu, tidak usah anaknya orang lain. Kenapa? Karena saat ini begitu marak geng motor, perampokan dan pencurian, pemerkosaan, serta narkoba yang dilakukan anak-anak kita yang masih di bawah umur. Padahal saya yakin mereka juga punya orang tua,” tambah Danny.

Kegiatan ini juga dihadiri mantan legislator provinsi Sulsel, Ahmad Kelana. Ia juga merupakan tokoh kharismatik yang dituakan di daerah
tersebut. rilis

Top of Form


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya