HTTP Status[404] Errno [0]

Sembako Murah Gaya Danny Pomanto

18 June 2016 01:00
Sembako Murah Gaya Danny Pomanto
Danny Pomanto serahkan sembako murah di halaman SDN Rajawali Makassar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Danny Pomanto serahkan sembako murah di halaman SDN Rajawali Makassar

Danny Pomanto serahkan sembako murah di halaman SDN Rajawali Makassar

BugisPos — Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membuka akses sembako murah bagi warga yang berdomisili di Jalan Rajawali I Lorong 13A Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso melalui pasar murah yang digelar di halaman SDN Rajawali selama tiga hari, Jumat – Minggu, (17 – 19/06).

Tak kurang dari seratusan warga memadati lokasi pasar murah. Mereka datang membawa kupon yang dibagikan gratis oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Makassar disertai KTP Makassar. Sufiati (47) warga Jalan Rajawali Lorong 10 yang datang pagi itu, merasa sangat terbantu dengan adanya pasar murah. “Alhamdulillah. Terima kasih kepada Pak Wali dan pemerintahannya yang telah mengadakan pasar murah. Sangat membantu warga kecil. Apalagi harga di sini lebih murah dibanding di warung (toko),” ungkap Sufiati.

Ia memberikan perbandingan, harga gula pasir di toko mencapai Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per kg sementara di pasar murah bisa didapatkan dengan harga Rp 13.490. Pasar murah yang digelar di Kelurahan Lette diikuti oleh 12 distributor adalah rangkaian dari operasi pasar yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Makassar.

Menurut Ketua Panitia, Muhammad Fadli pasar murah digelar untuk menjaga stabilitas harga di pasar selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. “Ada tiga komoditi yang harganya melonjak, daging, bawang, dan gula pasir,” tutur Fadli. Setelah melakukan kordinasi dengan distributor harga komoditi kembali normal dan berada pada kisaran yang wajar.

Wali kota Makassar, Danny Pomanto, menyampaikan pasar murah dibutuhkan sebagai langkah antisipasi pemerintah terhadap kecenderungan naiknya harga komoditi selama Ramadan dan jelang hari raya. Menurut Danny, harga komoditi di Makassar relatif stabil dibanding kota lainnya di Indonesia. Ia mencontohkan, harga daging di Makassar berkisar Rp 95.000 per kg sementara kota lainnya di pulau Jawa ada yang menembus angka Rp 140.000 per kg.

Danny meyakinkan akan memperkuat stok hingga lebaran sehingga peluang spekulan untuk mempermainkan harga di pasar dapat dibendung. Pasar murah menurutnya juga menjadi solusi untuk mengatasi lonjakan harga dan mengantisipasi aksi spekulan, “Menyiapkan barang langsung ke jantung pemukiman warga dengan harga yang terjangkau akan sangat membantu,” tutur Danny, Jumat, (17/06).

Danny berkomitmen tidak akan membiarkan harga melonjak tajam karena hal itu dapat menyusahkan warganya. Ia menginstruksikan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan pemantauan terhadap gudang ataupun Ruko (rumah toko) kosong yang berpotensi dimanfaatkan sebagai tempat penimbunan barang.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan menggelar pasar murah sebanyak delapan kali selama Ramadan di berbagai tempat, dan setiap pelaksanaanya dilangsungkan selama tiga hari. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Makassar, Ismail Tallu Rahim, menuturkan harga yang ditawarkan saat pasar murah 30% lebih rendah dari harga yang berlaku di pasar.
Pasar murah di Jalan Rajawali I Lorong 13 A turut dihadiri legislator kota Makassar, Yenny Rachman, dan Camat Mariso, Harun Rani. rilis


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya