HTTP Status[404] Errno [0]

Siapa Bede Bilang Pedagang K5 Ditampar

19 June 2016 00:33
Siapa Bede Bilang Pedagang K5 Ditampar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

UntitledBugisPos – Heboh soal berita yang menyebut Camat Rappocini Hamri Haiya menampar seorang pedagang K5 di Jl.Sultan Alauddin, ditanggapi anggota DPRD Makassar Rahman Pina, bahwa tidak mungkin seorang Hamri Haiya sampai menampar si padagang k5. Bukan typenya Hamri seperi itu. Hamri Haiya sendiri menegaskan tidak ada yang menampar PK-5 seperti yang dituduhkan kepada  dirinya. “Siapa bilang pedagang itu ditampar ?” kata Hamri bernada tanya.

Menurut Hamri, yang bersangkutan atas nama Daeng Makka itu adalah pedagang yang baru menjual di lokasi tersebut. Dia sudah kita tegur berulang kali agar tidak berjualan di depan Jalan Sultan Alauddin (depan KFC), tapi dia membandel.

“Sudah tiga kali kita tegur untuk tidak berjualan di lokasi tersebut, karena banyak keluhan masyarakat. Kalau mau berjualan silahkan cari tempat yang agak kedalam,” tutur kepada BugisPos.

Sebenarnya, lanjut Hamri, pedagang yang bersangkutan sudah tidak masalah, tapi ada pihak ketiga yang mendesak untuk melaporkan ke polisi.

“Ada yang dampingi mahasiswa desak dia. Tapi tidak apa-apa, inilah konsekuensi untuk menata kota. Sudah menjadi resiko pasti ada yang tidak puas, tapi minimal keluhan masyarakat tentang yang memacetkan depan KFC sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

Daeng Makka (41) adalah salah satu pedagang PK5 di depan KFC Alauddin Jl Sultan Alauddin Makassar.  Dia sedang berjualan di tempat kejadian  Sabtu (18/6/2016) sekitar pukul 14.30 Wita. Sekitar 20 pedagang yang tiap harinya berjualan di lokasi tersebut.

Hamri menjelaskan tidak ada tindakan kekerasan dan tamparan terhadap pedagang yang melakukan aktivitas jualan di sepanjang jalan alauddin makassar. Hamri juga mengatakan bahwa tindakan yang di lakukan terhadap pedagang tersebut hanya mendorong karena pedagang tersebut merokok di depan camat Rappocini yang sedang berpuasa.

“Saya tidak melakukan kekerasan apalagi pemukulan terhadap pedagang, saya cuman menegur untuk mematikan rokoknya, karena pedagang tersebut sedang merokok di depan saya sedangkan saya sementara puasa otomatis saya suruh matikan rokoknya” ujar Hamri saat di wawancara di kantornya Sabtu malam (18/6).


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya