HTTP Status[404] Errno [0]

Ismail, Sosok Pekerja Keras yang Sombere’

23 June 2016 02:59
Ismail, Sosok Pekerja Keras yang Sombere’
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

UntitledBugisPos – Ismail H.A, SE, M.Si, pria kelahiran Makassar tahun 1961 ini, yang sudah mengabdikan dirinya di lingkup Pemerintah Kota Makassar sejak tahun 1985 hingga sekarang ini, di kalangan rekan-rekannya baik di lingkup Pemkot Makassar maupun dalam pegaulan di tengah masyarakat, termasuk pria pekerja keras sekaligus memiliki karakter Sombere’. Dia sangat mudah menjadi akrab terhadap siapapun yang berkomunikasi dengannya.

Dia juga termasuk punya otak cerdas, wawasan luas, tidak pelit bicara, dan kepada siapapun tata bahasa pengantarnya sangat santun dan sederhana. Prinsip Ismail, bila kita bicara santun kepada orang lain, maka akan menggiring orang itu juga untuk berbicara santun kepada kita. Demikian halnya soal sopan santun. Bagi Ismail, bila kita sopan bersikap santun pada orang lain maka itu bermakna santun bagi diri sendiri dan mengajak orang lain bersikap sopan santun pada diri kita. Prinsip yang luar biasa.

Ismail yang kini dipercaya oleh Walikota Moh Ramdhan Pomanto menjabat Sekretaris Dinas Kominfo Kota Makassar, sekaligus dipercaya menjabat Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan (Infokom) Kota Makassar menggantikan Ir.Ismounandar yang dimutasi ke staf Setda Makassar, telah melalui liku-liku panjang di belantara birokrasi Pemkot Makassar.

Ismail lulus CPNS dengan pangkat golongan II/b tahun 1985. Dia kemudian diangkat PNS penuh tahun 1996. Dan kini dia telah berada di level pangkat pembina tk.1 IV/b sejak 2013.

Perjalanan karier Ismail, dia telah jalani dengan kerja keras dengan jabatan ;

  1. Kasie Perdagangan Bappeda, Â 1993.
  2. Kasie Ekonomi Bappeda, 1999.
  3. Kasubid Pengembangan Kebijakan Daerah Bappeda, 2000.
  4. Kabid Penelitian & Pengembangan Bappeda, 2005.
  5. Sekretaris Bappeda, 2009.
  6. Plh Kepala Bappeda, 2009.
  7. Plh Kepala Bappeda, 2011.
  8. Plh Kepala Bappeda, 2013.
  9. Wakil Direktur Umum RSUD Kota Makassar, 2014.
  10. Anggota Komisi Pengendalian dan Percepatan Program Strategis (KP3S) Kota Makassar, 2015.
  11. Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, 2016
  12. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, 2016

Dalam jenjang pendidikan yang dia telah tempuh, yakni :Â SD Ujung Lamuru Bone 31 Des1972 ; SMPN Ujung Lamuru Bone, 1976 ; SMAN 3 Makassar, 1980 ; Diploma III/Adm Perusahaan Universitas Hasanuddin, 1984 ;Â S-1/Ekonomi Study Pembangunan UMI Makassar, 1993 ; dan S-2/Adm Bisnis UniversitasHasanuddin, 2000

Untuk tataran pendidikan dan pelatihan, Ismail antara lain telah menjalani ;

  1. PRA JABATAN
  2. ADUM Diklatwil IV Depdagri Angk. XI /1997Â 12 Peb 1997
  3. DIKLATPIM III LAN-RI Makassar Angk. II/2003 02 Juni 2003
  4. Penyusunan Program Jangka Menengah-Pembangunan Prasarana Kota Terpadu UNHAS 21 Sept 1996
  5. Kursus Perencanaan Tenaga Kerja Makro Bappeda SulSel 12 Peb 1997 29 Jan 1994
  6. Perencanaan SDM Unhas 29 Jan 1994
  7. Kursus Keuangan Daerah (KKD) Unhas 04 Mei 1995
  8. Kursus Sistem Informasi Geografi BAKOSURTANAL Bogor 04 Des 1995
  9. Kursus Perencanaan Pembangunan Nasional / PPN (Bidang Transportasi)Universitas Indonesia (UI) Jakarta 25 Apr 1997
  10. TOT Managemen Prasarana &Sarana Perkotaan (MPSP) Dep. KIMPRASWIL Jakarta 16 Agust 2002
  11. Short Course Strategic Management (MPSP) Asian Institut Technology (AIT) Bangkok-Thailand15 Okt 2002
  12. Training Program in Increasing Public Responsi bility and Awareness in City Palanning and Development USA Northern Illinois University (NIU) Amerika Serikat11 Juni 2011
  13. Training Of Fasilitator (TOF) Diklatpim LAN-RI-Badiklat Kota Makassar 10 Oktober 2015
  14. Workshop Coach LAN-RI-Badiklat Kota Makassar 2016

Prinsip Kerja

Â

Dalam bekerja, apalagi dalam memimpin suatu unit kegiatan, apalagi dengan posisi jabatan yang sekarang sebagai Plt Kadis Kominfo, Ismail memegang prinsip kerja yang mesti terorganisir dengan baik, manajemen terbuka, pembagian tugas yang merata sesuai tupoksi masing-masing bawahan. Ismail tak ingin bila sampai ada bawahan yang tak bisa membagi tugas dan pekerjaan pada semua pegawai atau bawahan yang ada. Jangan pernah ada satu atau dua pejabat bawahan yang memborong sendiri pekerjaan tanpa membagikan penugasan kepada yang lain sesuai bidangnya. Sebab bila pekerjaan tak terbagi dengan baik dan adil, maka ujung-ujungnya akan muncul cerita manajemen tukang sate.

Keluarga

Â

Ismail, termasuk suami penyayang isteri dan anak-anaknya. Dari sang isteri tercinta, Satriyani (01 Nopember 1969) dia telah dikaruniai anak lima anak yang cerdas-cerdas, yakni A.Pandji Sutrisno Hajiali (30 Mei 1989),  A.Jaka Putra Hajiali (25 Sept 1991), A.Arismunandar Hajiali (08 Mei 1993), A.Bagus Firman Hajiali (18 Peb 2000), St.Mardhatilla Rezki Hajiali (02 Juli 2002)

Bagi Ismail, keluarga adalah hal yang nomor satu di dalam hidup ini. Keluarga adalah spirit yang paling tajam berpengaruh dalam menjalankan tugas-tugas di kantor atau dimana pun. Bagi Ismail, semangat bekerja untuk melanggengkan kehidupan adalah semangat yang terakumulasi dari kebahagiaan keluarga, kepatuhan dan karakter anak-anak anak- yang menghormati orang tua. Mereka inilah yang menjadi spirit kerja bagi Ismail. Ismail sepakat menularkan prinsip presiden Jokowi dan juga diadopsi walikota Makassar Danny Pomanto, yakni kerja … kerja … kerja … (Usdar Nawawi)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya