HTTP Status[404] Errno [0]

Inovasi Research Sangat Penting ki di Era Digital

24 June 2016 00:18
Inovasi Research Sangat Penting ki di Era Digital
Danny Pomanto bicara serius dengan Syahrul Yasin Limpo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Danny Pomanto bicara serius dengan Syahrul Yasin Limpo

Danny Pomanto bicara serius dengan Syahrul Yasin Limpo

BugisPos — Makassar – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan selamat milad ke – 62 tahun Universitas Muslim Indonesia (UMI) usai menghadiri Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka milad ke- 62 UMI di Auditorium Al Jibra, Kamis, (23/06/2016).
UMI sebagai perguruan tinggi swasta pertama dan terbesar di kawasan timur Indonesia telah menelurkan alumni sebanyak 86.491orang sejak resmi melayankan pendidikan pada 23 Juni 1954 silam. Berbagai prestasi pun telah ditorehkannya baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kerja sama dengan berbagai institusi dan lembaga juga dijalin UMI selama masa kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Masrurah Mokhtar. Salah satunya dengan Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Peternakan (DKP3) kota Makassar di bulan Februari 2016.

UMI dan Pemerintah kota (Pemkot) Makassar bekerjasama untuk menyukseskan program Lorong garden (Longgar) dan menciptakan ruang terbuka hijau di Makassar dengan penyerahan 1.600 bibit pohon dan tanaman.

“Sesuai tema milad tahun ini kita mengharapkan di usianya yang ke – 62 tahun, UMI dapat meningkatkan inovasi research, enterpreneurship dan social responsibility di era digital,” kata Danny.

Inovasi research menurut Danny adalah implementasi dari salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi. Lewat inovasi research, perguruan tinggi dapat menjawab sejumlah persoalan yang adaƂ sehingga manfaat keberadaannya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Peluang riset yang dapat dimanfaatkan oleh perguruan tinggi juga sangat terbuka lebar. Riset di bidang sosial, kedokteran, kesehatan lingkungan, transportasi, dan berbagai bidang lainnya menanti perhatian dari perguruan tinggi. Apalagi pemerintah pusat melalui DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) telah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk kegiatan penelitian.

Sementara itu, enterpreneurship dibutuhkan oleh perguruan tinggi untuk melahirkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja tidak sekedar mencetak pencari kerja. Era digital saat ini, memungkinkan arus informasi bersiweleran tanpa batas. Hal itu menjadi peluang bagi dunia kampus untuk memperkaya referensi dan inspirasi dalam membangun jiwa wirausaha di kalangan mahasiswanya.

Wirausaha dapat diawali bermodal perangkat digital. Berbekal smart phone, grup online shop dapat dibuat dengan mengundang teman – teman yang ada di kontak, terkadang transaksi berlangsung tanpa tatap muka. Sederhana namun cukup menjanjikan. “Itulah kemudahan yang dihadirkan era digital. Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh siapapun, juga dunia kampus,” beber Danny.

Terkait social responsibility, hal ini juga menjadi bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Melalui tanggung jawab sosial, kehadiran perguruan tinggi dapat memberikan pengaruh positif bagi masyarakatnya. Tanggung jawab sosial itu ditunjukkan salah satunya dengan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

“Social responsibility dibutuhkan oleh perguruan tinggi untuk membangun ikatan dengan masyarakat setempat. Adanya social responsibility menjadi ruang bagi UMI untuk menjalankan peran – peran sosial di masyarakat utamanya bagi masyarakat low income,” pungkas Danny.

Tahun 2015 lalu, UMI memberikan bantuan beasiswa desa binaan bagi putera Kediri untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi UMI. Selain itu, UMI juga memberikan 2,5% dari kuota 4.500 mahasiswa baru bagi masyarakat kurang mampu yang berprestasi. rilis


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya