HTTP Status[404] Errno [0]

Matemija, Polwan Curi Helm Polisi di Depan Rumah Kapolda

02 July 2016 23:41
Matemija, Polwan Curi Helm Polisi di Depan Rumah Kapolda
illustrasi polwan gadungan
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos  —  Polsek Tamalate, Makassar terpaksa mengamankan seorang wanita bernama Emi Enriani. Bagaimana tidak, dengan seragam bak polwan, Emi ketahuan mencuri helm seorang polisi di depan rumah jabatan Kapolda Sulawesi Selatan.

Malam itu, Selasa (28/6), Emi berani mencuri helm anggota sabhara karena menyangka tidak ada personel yang berjaga di tempat itu. Namun perkiraannya meleset.

Saat kedapatan hendak mengambil helm polisi, Emi langsung mengaku sebagai anggota polwan. Hanya saja, ketika diminta menunjukkan kartu tanda anggota dan surat tugas, dia tak mampu memperlihatkannya. Termasuk surat jalan. Petugas jaga kemudian mengamankan Emi. Selanjutnya digiring ke Mapolsek Tamalate untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Di depan polisi yang memeriksanya, Emi kembali menegaskan dirinya sebagai anggota polwan. ”Saya anggota Polwan, Pak. Tugas di Polres Tojo Una-una, Kota Palu, Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Tak hanya menyebutkan tempatnya bertugas. Emi juga menyebut angkatan dan NRP. ”Saya ini angkatan 42 dengan NRP 97118759,” terangnya.

Meski terus berkilah, polisi tetap melanjutkan proses hukum terhadap Emi, yang pada saat ditangkap mengenakan seragam polwan bertuliskan Subdit Dalmas.

Kapolsek Tamalate, Kompol Aziz Yunus yang dikonfirmasi, mengkonfirmasi kebenaran adanya seorang polwan gadungan yang diamankan karena mencuri helm depan rujab kapolda.

”Gelagatnya cukup aneh. Apakah dia mengidap kelainan jiwa atau memang berani. Sebab dia mengenakan seragam polwan dan mencuri helm depan rujab kapolda,” terang Aziz seperti dilansir BKM.

Awalnya, tambah Kapolsek, Emi ditemukan membawa sebuah koper. Kemudian dia mengambil helm seorang anggota sabhara dan mengaku sebagai polisi. ”Anggota jaga curiga, hingga meminta KTA serta surat tugas dan surat jalannya. Karena tak mampu memperlihatkan, Emi diamankan lalu dibawa ke Polsek Tamalate,” jelas Aziz lagi.

Berkali-kali diinterogasi, Emi tetap ngotot mengaku sebagai anggota polwan. Hal ini membuat petugas Polsek Tamalate untuk mencari keluarga Emi. Kuat dugaan ia mengidap kelainan jiwa.

”Dugaan kami, perempuan ini mengalami kelainan jiwa. Kalau seragam yang dipakainya, kemungkinan milik saudaranya yang anggota polwan. Untuk sementara kami masih dalami kasusnya,” tandas Aziz (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya