HTTP Status[404] Errno [0]

Ini mi Harapannya Walikota ke RT/RW Penerima Insentif Rp1 Juta

03 July 2016 23:36
Ini mi Harapannya Walikota ke RT/RW Penerima Insentif Rp1 Juta
Danny Pomanto
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos —Â Walikota Makassar Danny Pomanto menyampaikan ada ketua Rukun Warga (RW) di Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah yang berpotensi mendapatkan insentif Rp1 juta.

Danny pada kultum subuhnya di mesjid Darussalam mengatakan lorong-lorong di kelurahan tersebut tertata dengan sangat baik, sehingga jika telah memenuhi 9 indikator yang ditetapkan pemerintah terkai kinerjad RT/ RW maka besar kemungkinan di RT/ RW yang dimaksud akan memperoleh insentif maksimal.

“Kalau saya merenung-renung, saya selalu ingat di sini, tempat di mana lorongnya cantik bahkan menjelang lebaran idul fitri pun kelihatan semakin cantik dan tambah cantik,” ucap Danny.

Memang kata Danny, penataan lorong di tempat itu menjadi pionir Lorong Garden (Longgar) di Makassar.

Sebagaimana janji politiknya saat kampanye lalu, jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar mencapai Rp 1 triliun maka Ia pun akan menaikan insentif bagi RT/RW hingga Rp 1 juta.

“Namun itu tergantung kinerja, Jika ia mampu menjalankan 9 indikator yang kita tetapkan maka, dia akan mendpatkan insentif maksimal. Kurang sempurna menjalankan indikator yang dimaksud insetif yang diterima juga di bawanya, yakni Rp750ribu , Rp500ribu, daan Rp250ribu, sekaligus nilai terendah yang akan diberikan kepada RT/RW bersangkutan,” katanya.

Dari kesemua indikator itu, empat di antaranya akan dinilai Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), yaitu, Longgar, Bank Sampah, MTR, dan Sombere.

Selain itu, Danny juga mengingatkan lurahnya aga terus memberi arahan dan motivasi terhadap RT/ RW bisa lebih memperhatikan lagi lingkungannya. Ia mengaku tidak ingin jika RT/RW hanya mendapatkan insentif Rp250 ribu saja seterusnya.

“Mestinya semua RT/RW kita bisa mendapatkan insentif tertinggi. Karena itu jika ada satu kelurahan yang RT/RW-nya hanya mendapatkan Rp. 250 ribu saja terus itu bisa menjadi pertimbangan untuk diganti lurahnya, artinya lurah dalam hal ini pemerintah setempat gagal membina, memotivasi, dan memberikan arahan RT/RW-nya,” bebernya. Humas


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya