HTTP Status[404] Errno [0]

Bersinergi ki Tentara, Polisi dan Masyarakat

10 July 2016 00:54
Bersinergi ki Tentara, Polisi dan Masyarakat
Pangdam, Kapolda, Wakapolda, ormas Pekat IB bersama pemenang Liga Ramadhan Piala Pangdam dan Kapolda di lap. Hasanuddin
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Pangdam, Kapolda, Wakapolda, ormas Pekat IB bersama pemenang Liga Ramadhan Piala Pangdam dan Kapolda di lap. Hasanuddin

Pangdam, Kapolda, Wakapolda, ormas Pekat IB bersama pemenang Liga Ramadhan Piala Pangdam dan Kapolda di lap. Hasanuddin

BugisPos — Perhelatan Liga Ramadhan adalah bukti kegiatan Ramadhan antara TNI, Polri dan masyarakat yang diwakili oleh Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu ( Pekat IB ) DPW Sulsel serta Komunitas 145 selaku operator Liga Ramadhan, yang juga merupakan wujud sinergitas antara Tentara dan Polisi bersama masyarakat.
Liga Ramadhan yang dibuka pada tangal 28 Mei 2016 lalu merupakan awal dari kegiatan Ramadhan, dan telah berakhir dengan sukses dengan menghadirkan 1000 anak yang dimuliakan oleh Allah SWT, berasal dari 14 panti asuhan baik saat pembukaan maupun dalam penutupan. Penutupan Liga Ramadhan berlangsung pada hari Sabtu, tanggal 2 Juli 2016, di lapangan Hasanuddin jalan Jenderal Sudirman kota Makassar provinsi Sulawesi selatan.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Pekat IB, H. Markoni Kotto, SH. kepada BugisPos, bahwa “kegiatan Ramadhan yang diprakarsai oleh Pekat IB DPW Sulsel ini, merupakan wujud sinergitas antara dua institusi besar dengan masyarakat, agar tercipta persatuan dan kesatuan bangsa”, ungkapnya.
“Jadi, penutupan Liga Ramadhan pada hari ini merupakan juga penutupan kegiatan Ramadhan yang dilaksanakan oleh TNI, POLRI dan PEKAT IB yang didukung pula oleh Komunitas 145”, tutupnya.
Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI, Agus Surya Bakti mengatakan bahwa kegiatan Liga Ramadhan yang disponsori oleh Kapolda dan ormas Pekat merupakan simbol silaturahmi dan pengendalian diri.
“Liga Ramadhan filosofinya itu adalah pengendalian diri, jadi sembari berolahraga kita berpuasa sehingga bermain bola bisa mengendalikan emosi dari para pemain. Jikalau kita bisa mengendalikan diri, kita bisa bermain bola dengan cantik seperti yang ada di luar negeri”, ujarnya.
Senada dengan Pangdam, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. DR. Drs. Anton Charliyan MPKN juga menambahkan dan berharap bahwa, ” Liga Ramadhan merupakan salah satu liga sepakbola remaja untuk menjaring bibit muda yang potensial, saya harapkan liga seperti ini bukan hanya berlangsung di Sulsel, akan tetapi juga provinsi-provinsi lain di Indonesia”, tutupnya. One-Ali.


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya