HTTP Status[404] Errno [0]

Tanjung Bira yang Tak Menggembirakan

13 July 2016 10:54
Tanjung Bira yang Tak Menggembirakan
Suasana di kawasan Pantai Bira Bulukumba
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Â Objek wisata Tanjung Bira yang terletak di Bulukumba sekitar 200 km dari Makassar, sesungguhnya tak menggembirakan bila dilihat dari banyak hal. Objek wisata yang cukup populer ini terkesan ditangani dengan acak-acakan saja, dengan manajemen yang amburadul.

Keluhan yang diperoleh Inspirasi saat berkunjung ke Bira Jumat 0/7/16 lalu, ternyata fasilitas yang ada di tempat ini, seperti air bersih, listrik, kebersihan pantai, tidak terurus dengan maksimal. Bahkan penataan bibir pantai yang dipenuhi dengan rumah makan, restorn, hotel, serta fasilitas hiburan seperti karaoke, tidak mengesankan sebagai objek wisata yang profesional. Padahal lokasi ini hasrunya sudah tertata rapi sejak lima tahun lalu. Tapi malah kondisinya kini amburadul.

Yang ramai ialah pelancong domestik yang lebih pada memanfaatkan objke wisata ini sebagai tempat mesum, tempat mabuk-mabukan yang tak terkontrol, dan juga sampah pantai yang demikian jorok. Hal ini tentu sangat memalukan bagi Bulukumba, yang beda sangat jauh dibanding penataan pantai Kuta di Bali.

Memang Kabid Promosi Dinas Pariwisata Bulukumba Andi Taufik mengatakan, libur lebaran untuk tahun 2016 ini terjadi peningkatan pengunjung di banding tahun 2015 lalu, dimana dari H+1 hingga H+4, Minggu (10/7/2016), tercatat sudah 30 blok karcis tanda masuk yang terjual habis

“Catatan kami dari pantauan H+1 Kamis lalu hingga hari ini, karcis tanda masuk yang telah terjual sebanyak 30 blok, dimana dalam 1 blok berisi 100 tiket, estimasi kami pengunjung jika dihitung per kepala yang masuk ke Bira sekitar 6 ribu-7 ribu,” ujar Taufik kepada wartawan.

Hanya saja dengan pemasukan seperti ini, menjadi tak sebanding dengan pola penanganan Tanjung Bira sebagaimana harapan masyarakat.

Botol bekas minuman keras berlabel Bintang misalnya dengan mudahnya dapat ditemukan bercampur dengan sampah-sampah yang dibuang sembarangan oleh pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba Djunaedi Abdillah menyampaikan, pengunjung Pantai Tanjung Bira bisa menikmati minuman keras, namun di dalam kamar penginapan atau hotel dan dilarang keras membawa ke tempat umum.

“Kita tidak melarang untuk menikmati minuman keras, namun ada batas-batasnya yakni hanya dapat dinikmati di dalam kamar penginapan karena dapat mengganggu pengunjung lainnya,” kata Djunaedi. darna

Â

Â

Â


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya